Lazis Unisia Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menghadirkan program pembinaan bagi pelaku usaha mikro melalui kegiatan Gerobak Barokah bertajuk “Sukses Usahane, Barokah Rejekine”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 23 Syawal 1447 H/11 April 2026 M, bertempat di Masjid Baitul Qohhar YBW UII dan diikuti oleh peserta dari berbagai Angkatan mulai tahun 2020 hingga 2025.

Para peserta merupakan pelaku usaha kecil yang selama ini telah mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan usaha, khususnya di bidang kuliner dan perdagangan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Lazis Unisia dalam memperkuat ekonomi umat berbasis pemberdayaan. Selain aspek bisnis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya penguatan nilai spiritual dalam berusaha. Para peserta diajak untuk terus menjaga keseimbangan antara ikhtiar dan keberkahan. Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas usaha.

Acara diawali dengan pengajian yang disampaikan oleh Drs. M. Sularno, M.A. selaku Dewan Pengawas Syariah Lazis Unisia. Dalam tausiahnya, ia mengajak para peserta untuk mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan Ramadan.

“Kebiasaan baik di bulan Ramadan, seperti rajin ke masjid dan memperbanyak ibadah, seharusnya tidak ditinggalkan. Justru setelah Ramadan, semangat tersebut perlu ditingkatkan,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial. Nilai-nilai kedisiplinan dan keikhlasan yang terbentuk selama Ramadan diharapkan dapat menjadi fondasi dalam menjalankan usaha. Dengan demikian, usaha yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga keberkahan.

Kemudian peserta juga mendapatkan sosialisasi terkait sertifikasi halal yang disampaikan oleh Dr. Dyah Retno Sawitri, S.T., M.Eng. dari Lembaga Pendampingan Proses Produk Halal (LP3H) UII. Sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha agar meningkatkan kualitas produknya sekaligus memperluas akses pasar. Sertifikasi halal dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Dalam kesempatan tersebut, Lazis Unisia juga memperkenalkan program lanjutan bertajuk “Gerobak Naik Kelas”. Program ini dirancang untuk mendorong pelaku usaha agar lebih mandiri, profesional, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Para peserta memanfaatkan momen ini untuk saling berbagi pengalaman dan mempererat jejaring antar pelaku usaha. Salah satu peserta, Ibu Munarwati, mengungkapkan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari program ini. Ia merasakan manfaat tidak hanya dari sisi peningkatan ekonomi, tetapi juga dari pembinaan dan kebersamaan yang terjalin.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan usaha mikro tidak hanya soal modal, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan. Melalui Gerobak Barokah, Lazis Unisia diharapkan dapat terus menghadirkan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil. Semangat kebersamaan dan nilai keberkahan menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pengembangan usaha. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu meraih kesuksesan usaha sekaligus keberkahan rezeki dalam jangka panjang. (Humas)

 

Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) melalui Biro Sistem Informasi menyelenggarakan Kick Off Meeting sebagai pembuka rangkaian agenda Workshop dengan temaPerencanaan Strategis Sistem Teknologi Informasi dan Transformasi Digital YBW UI pada Senin, 18 Syawal 1447 H/6 April 2026 M bertempat di Auditorium Lantai 3 Yayasan Badan Wakaf UII, Jalan Cik Di Tiro Nomor 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan unit dibawah naungan Yayasan Badan Wakaf UII dan rupakan agenda lanjutan dari FGD Transformasi Digital yang sudah terselenggara pada bulan Februari lalu.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum YBW UII menegaskan pentingnya setiap unit dibawah naungan Yayasan Badan Wakaf UII mengikuti kegiatan Workshop. Memasuki era pembentukan digital factory yang memungkinkan integrasi seluruh siklus yang ada di bawah naungan Yayasan terintegrasi dalam satu kesatuan, sehingga peran teknologi informasi beralih dari sekadar pendukung operasional menjadi pendorong utama inovasi organisasi.

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus sebagai ikhtiar untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus penguatan prinsip transparansi yang berintegritas dalam penyelenggaraan pendidikan, unit bisnis, dan pemberdayaan masyarakat,” tegas Ketua Umum YBW UII.

Kegiatan Workshop dilaksanakan pada tanggal 7 – 9 April 2026, bertempat di Auditorium Fakultas Hukum Kampus Terpadu UII. YBW UII menggandeng Irvan Yasni selaku CEO Technology Advisory and Business Sinar Mas Land sebagai narasumber utama.  Rangkuman materi yang disampaikan selama berjalannya Workshop meliputi: Core Business Life Cycle, Cyber Security, dan Business Support Functions. Melalui kegiatan ini, diharapkan menjadi landasan strategis dalam membangun sistem yang terintegrasi serta adaptif sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan YBW UII.(Humas)

Unisi Hotel Malioboro kembali meraih Sertifikasi Hotel Bintang 3 pada Rabu, 15 Ramadhan 1447 H/4 Maret 2026 sebagai bentuk komitmen dan konsistensi dalam menjaga serta meningkatkan standar pelayanan. Resertifikasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Unisi Hotel Malioboro untuk memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari pelayanan tamu, kebersihan, keamanan, hingga manajemen hotel, tetap sesuai dengan standar perhotelan yang telah ditetapkan. Bagi Unisi Hotel Malioboro, proses resertifikasi hotel Bintang 3 bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan momentum evaluasi dan pembaruan.

Setiap detail pelayanan ditinjau kembali demi menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman, aman, dan berkesan bagi para tamu. Sebagai hotel Bintang 3 yang berada di kawasan strategis Malioboro, Unisi Hotel Malioboro terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat, wisatawan, serta mitra bisnis. Konsistensi terhadap standar kualitas menjadi fondasi utama dalam membangun reputasi dan daya saing di industri hospitality yang terus berkembang.

Dedi R Yusma selaku Direktur, PT. Unisia Kreasi Sejahtera mengapresiasi seluruh jajaran manajemen atas pencapaian yang telah diraih, “Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa kualitas bukanlah tujuan akhir, melainkan proses yang terus diperbaiki dari waktu ke waktu. Dengan semangat tersebut, Unisi Hotel Malioboro optimis dapat terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat dan pelaku bisnis yang mengutamakan kenyamanan serta standar layanan terpercaya”, ujarnya.

Selain mempertahankan Sertifikasi Hotel Bintang 3, Unisi Hotel Malioboro juga telah memperoleh Sertifikasi Lembaga Bisnis Syariah dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSNMUI). Sertifikasi ini menegaskan komitmen hotel dalam menjalankan operasional yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah.

Ketua Tim Auditor dari PT Sertifindo Wisata Utama, Yantie Yulianti, menyampaikan bahwa dalam proses resertifikasi tahun ini Unisi Hotel Malioboro menunjukkan peningkatan nilai yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa manajemen hotel mampu menjaga konsistensi dalam memenuhi standar operasional sekaligus terus melakukan perbaikan di berbagai aspek pelayanan dan fasilitas. Melalui resertifikasi ini, Unisi Hotel Malioboro menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh, beradaptasi, serta menghadirkan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga hangat dan penuh kepedulian. (Humas)

Lazis Unisia Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melaksanakan peletakan batu pertama program bedah rumah bagi warga di Dusun Ngaliyan, Widodomartani, Ngemplak, Sleman pada Kamis, 15 Ramadhan 1447 H/5 Maret 2026 M. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Masyarakat YBW UII yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Lazis Unisia YBW UII dan Kapanewon Ngemplak.

Acara dibuka dengan pemberian bantuan 200 paket sembako kepada masyarakat di Kapanewon Ngemplak yang diinisiasi oleh Lazis Unisia YBW UII dan dilanjutkan peletakan batu pertama untuk program bedah rumah bagi penerima manfaat, yaitu Andi Prastowo dan Markayah yang rumahnya terletak di Dusun Ngalian, Kalurahan Widodomartani dengan total anggaran sebesar 60 juta rupiah. Peletakan batu pertama dihadiri oleh Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., Ketua Pemberdayaan Masyarakat YBW UII, Drs. Aden Wijdan Syarif Zaidan, M.Si., Kepala Lazis Unisia YBW UII, Agus Budi Hariyadi, S.S., Ketua Milad ke-83 UII, serta Ketua IKI UII. Hunian yang akan dibangun memiliki ukuran 4 x 7 meter dan diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak serta meningkatkan kualitas hidup bagi keluarga penerima program.

Dalam sambutan Ketua Pemberdayaan Masyarakat YBW UII, Drs. Aden Wijdan Syarif Zaidan, M.Si., menyampaikan bahwa Lazis Unisia YBW UII terus berkomitmen menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. “Lazis Unisia YBW UII memantapkan diri menjalankan berbagai program pemberdayaan, termasuk bedah rumah dan program Gerobak Barokah. Kami siap menerima serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada pihak yang berhak sesuai dengan ketentuan syariah,” katanya.

Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama antara UII, Lazis Unisia YBW UII, dan Kapanewon Ngemplak sehingga program bedah rumah ini dapat terlaksana. “Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik antara Universitas Islam Indonesia, Lazis Unisia YBW UII, dan Kapanewon Ngemplak. Semoga program bedah rumah ini menjadi berkah bagi keluarga penerima serta menumbuhkan kembali harapan untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh keluarga besar UII melalui Lazis Unisia YBW UII. Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata pengelolaan zakat yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Kami mengapresiasi kegiatan bedah rumah ini sebagai bentuk nyata kepedulian keluarga besar UII kepada masyarakat. Semoga menjadi berkah bagi para pemberi zakat maupun masyarakat yang menerima,” ungkapnya.

Melalui program bedah rumah ini, Lazis Unisia YBW UII berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup warga di Kabupaten Sleman.(Humas)

Pengurus Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan pertemuan dengan Panitia Pemilihan (PP) Rektor UII pada Jum’at, 17 Ramadhan 1447 H/6 Maret 2026 M, bertempat di Ruang Sidang 1 YBW UII, Jalan Cik Di Tiro Nomor 1 Yogyakarta. Agenda pertemuan adalah serah terima hasil rapat Pengurus YBW UII yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026 terkait penetapan Rektor Terpilih UII Periode 2026-2030. Setelah pertemuan tersebut, Pengurus YBW UII yang diwakili oleh Panitia Pemilihan (PP) Rektor UII mengadakan Press Conference dengan media untuk mengumumkan kepada publik hasil akhir dari rangkaian Pemilihan Rektor UII.

Pengurus YBW UII secara resmi menetapkan Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., sebagai Rektor Terpilih UII Periode 2026-2030. Ketetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia Nomor 003/KPTS/III/2026 tentang Rektor Terpilih Universitas Islam Indonesia Periode 2026-2030. Penetapan tersebut dilakukan setelah melalui rangkaian tahapan seleksi yang berlangsung sejak akhir 2025. Proses ini melibatkan unsur Dosen, Senat Universitas, Tim Seleksi, serta Pengurus YBW UII. Sebelumnya, tiga calon rektor yang memperoleh suara terbanyak dalam rapat Senat Universitas memaparkan rencana strategis di hadapan Pengurus YBW UII pada Selasa, 3 Maret 2026. Ketiga calon tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., , Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., I.A.I., serta Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si.

Forum pemaparan rencana strategis tersebut juga dihadiri oleh Ketua Pembina dan Ketua Pengawas Yayasan Badan Wakaf UII. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing calon menyampaikan visi, arah kebijakan, serta strategi pengembangan UII untuk 4 (empat) tahun mendatang. Pemaparan rencana strategis menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi akhir sebelum penetapan Rektor Terpilih oleh YBW UII. Setelah sesi wawancara calon rektor, Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII melakukan rapat tertutup untuk diskusi hasil penilaian sebagai momentum penentuan Rektor Terpilih.

Berikut profil singkat Rektor Terpilih UII Periode 2026-2030. Hari Purnomo menempuh Pendidikan: (a) Program Sarjana Strata 1, di Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia, Bidang keahlian Inventory control, pada 1983-1990; (b) Program Pasca Sarjana Strata 2 Teknik Industri, Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Bidang keahlian Ergonomi, pada 1996-1998; dan (c) Program Pasca Sarjana Strata 3, Program Studi Ilmu Kedokteran, Universitas Udayana Konsentrasi Fisiologi dan Ergonomi, pada 2005-2007. Sebelum ditetapkan sebagai Rektor Terpilih, Hari Purnomo adalah Dekan Fakultas Teknologi Industri selama dua periode, yaitu periode pertama pada 2018-2022 dan periode kedua pada 2022-2026. (Humas)

Lembaga Audit Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari Lembaga Pengawas Internal (LPI) Universitas Kuningan pada Rabu, 15 Ramadhan 1447 H/4 Maret 2026 M bertempat di Ruang Sidang 1 Yayasan Badan Wakaf UII, Jl. Cik Di Tiro No 1 Terban, Gondokusuman, Yogyakarta. Rombongan LPI Universitas Kuningan disambut langsung oleh Pengurus YBW UII dan Kepala Lembaga Audit YBW UII, Dr. Mahmudi, S.E., M.Si. beserta jajarannya. Turut mendampingi Ketua Pengembangan Pendidikan, Prof. Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D., serta Bendahara Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Drs. Arief Bachtiar M.S.A., Ak.

Pada kunjungannya, LPI Universitas Kuningan menyampaikan ketertarikan terhadap mekanisme koordinasi audit yang diterapkan dalam lingkungan YBW UII. Dalam sambutan Kepala LPI Universitas Kuningan, Dr. Herma Wiharno, M.Si., menyampaikan “Tim kami baru terbentuk selama 1 (satu) bulan, sehingga kami berharap dapat banyak belajar ilmu dari YBW UII tentang pengembangan sistem pengawasan internal yang lebih efektif dan berkelanjutan.”.

Tim Lembaga Audit YBW UII memaparkan model tata kelola audit internal yang terintegrasi di bawah naungan Yayasan. Sistem tersebut mencakup pengawasan terhadap seluruh unit YBW UII seperti unit pendidikan, unit pemberdayaan masyarakat, dan unit usaha. Selain itu, Lembaga Audit YBW UII membahas praktik implementasi audit berbasis risiko, sistem pelaporan, serta mekanisme tindak lanjut hasil. Integrasi audit internal dirancang untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas organisasi berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola yang baik.

Kepala Lembaga Audit YBW UII, Dr. Mahmudi, S.E., M.Si., menegaskan “Audit internal yang terintegrasi sebetulnya menjadi pendekatan tim audit untuk menjadi fungsinya tidak hanya sebagai alat pengawasan, tapi mampu menjadi sarana peningkatan kualitas kinerja. Sehingga penting memperkuat sistem pengawasan yang adaptif terhadap perkembangan unit”.

Melalui pertemuan ini, YBW UII berharap pengalaman pengelolaan audit terintegrasi yang telah diterapkan dapat memberikan inspirasi bagi pengembangan sistem pengawasan di Universitas Kuningan maupun Universitas lainnya. Lembaga Audit YBW UII berupaya untuk selalu menjunjung komitmen membangun budaya transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Yayasan. Sehingga dalam implementasinya menghasilkan program yang terarah dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.(Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan pertemuan dengan 3 (tiga) Calon Rektor Terpilih pada Kamis, 9 Ramadhan 1447 H/26 Februari 2026 M, bertempat di Ruang Sidang 1 YBW UII, Jalan Cik Di Tiro Nomor 1 Yogyakarta. Pertemuan ini menjadi bagian penting sebagai forum penguatan komitmen para kandidat yang akan menjadi Pimpinan Universitas.

Pada kesempatan ini, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI., dan Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si. sebagai 3 (tiga) Calon Rektor Terpilih menandatangani Pakta Integritas yang disaksikan oleh seluruh jajaran Pengurus YBW UII. Penandatanganan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, transparansi, dan tata kelola yang baik dalam pelaksanaan amanah ke depannya. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum Pengurus YBW UII turut memberikan penjelasan mengenai mekanisme seleksi akhir yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang. (Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melanjutkan proses Pemilihan Rektor (Pilrek) melalui Sidang Senat Universitas yang diadakan pada hari Jumat, 3 Ramadan 1447 H/20 Februari 2026 M. Sidang Senat Universitas berlangsung di Ruang Teatrikal, lantai 1 Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km 14.5 Yogyakarta, dipimpin oleh Prof. Ar. Ir. Suparwoko, MURP., Ph.D., IAI., IAP. selaku Ketua Senat dan Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T. selaku Sekretaris Senat.

Sidang Senat Universitas mengagendakan pemilihan calon Rektor oleh anggota Senat Universitas melalui mekanisme pemungutan suara. Proses ini bertujuan untuk menentukan 3 (tiga) Calon Rektor dari 6 (enam) kandidat yang sebelumnya telah mengikuti proses seleksi wawancara dengan Tim Seleksi. Berdasarkan penghitungan suara dari 58  anggota Senat yang hadir, didapati 56 suara sah dan 2 (dua) suara tidak sah. Dari 6 (enam) kandidat, terpilih 3 (tiga) Calon Rektor yang memperoleh jumlah suara tertinggi, yaitu Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. dengan 21 suara, diikuti oleh Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI. dengan 18 suara, dan Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si., dengan 6 suara.

Tahapan ini menandai bahwa proses pemilihan Rektor UII semakin mendekati akhir. Sidang Senat Universitas menjadi salah satu rangkaian penentu sebelum memasuki tahap final, yaitu penyampaian arah strategis oleh 3 (tiga) Calon Rektor di hadapan Pengurus YBW UII. Selanjutnya Pengurus YBW UII akan menetapkan Calon Rektor Terpilih.

Melalui proses yang bertahap, transparan, dan akuntabel, diharapkan dapat lahir pemimpin terbaik yang mampu melanjutkan Visi UII dalam menghadapi tantangan masa depan dan memperkuat kontribusi UII dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Biro Sistem Informasi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Inisiasi Peta Jalan Sistem Informasi YBW UII: Digital Transformation & IT Strategic Planning” pada Kamis, 24 Sya’ban 1447 H/12 Februari 2026 M bertempat di Auditorium Lantai 3 YBW UII, Jalan Cik Di Tiro Nomor 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan unit di bawah naungan YBW UII sekaligus menjadi momentum penting bagi Yayasan untuk menyelaraskan seluruh potensi teknologi informasi agar lebih terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum Pengurus YBW UII menegaskan bahwa saat ini unit-unit usaha di lingkungan YBW UII masih berjalan secara mandiri. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan duplikasi sistem serta ketidakefisienan dalam pemanfaatan sumber daya. Langkah transformatif ini juga mendapatkan dukungan penuh dari sisi legalitas dan manajerial YBW UII. Prof. Suparman berharap dengan adanya kegiatan ini, seluruh lini unit YBW UII harus segera merealisasikan peta jalan yang telah dirumuskan. Hal ini guna memastikan keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang. Ia menegaskan bahwa transformasi digital yang dirancang memiliki landasan regulasi yang kuat.

“AD/ART mengamanatkan pengembangan Teknologi Informasi di lingkungan YBW UII, sehingga implementasi transformasi digital memiliki dasar regulasi yang kuat dan dapat segera dijalankan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, YBW UII menghadirkan Irvan Yasni selaku CEO Technology Advisory and Business Sinar Mas Land sebagai narasumber utama. Irvan menekankan pentingnya keselarasan antara visi bisnis dan infrastruktur teknologi. Beliau mengingatkan bahwa percepatan teknologi tanpa panduan strategis yang jelas akan memiliki resiko menghilangkan momentum organisasi. Dalam sesi diskusi, ia menegaskan perlunya perubahan paradigma di tingkat manajemen. “Transformasi Digital tanpa IT Strategic Planning adalah kecepatan tanpa arah. Sebaliknya, IT Strategic Planning tanpa Transformasi Digital adalah arah tanpa momentum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irvan menjelaskan bahwa untuk mewujudkan ekosistem yang cerdas, YBW UII bisa memandang seluruh siklus bisnis sebagai satu kesatuan melalui pembentukan digital factory. Dengan demikian, fungsi teknologi informasi tidak lagi sekadar menjadi pendukung operasional, melainkan bertransformasi menjadi mesin inovasi organisasi.

Melalui inisiasi ini, YBW UII menargetkan penyusunan roadmap jangka menengah yang mencakup asesmen tingkat kematangan digital serta pembentukan model Holding IT sebagai fondasi integrasi layanan lintas unit, meliputi unit pendidikan, unit pemberdayaan masyarakat, dan unit usaha di bawah naungan yayasan. Ke depan, langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih efisien, adaptif, dan responsif terhadap dinamika perkembangan teknologi. Integrasi lintas unit juga diyakini akan memperkuat daya saing kelembagaan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Dengan komitmen bersama dan perencanaan yang terukur, YBW UII optimis transformasi digital mampu menjadi tonggak penting dalam mewujudkan tata kelola yayasan yang modern, profesional, dan berkelanjutan.(Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Biro Keuangan menyelenggarakan Sosialisasi Sentralisasi Pengadaan BBM Mobil Dinas di lingkungan YBW UII pada Rabu, 17 Sya’ban 1447 H/4 Februari 2026 di Ruang Audiovisual lantai 4, Gedung Rektorat Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang km 14,5 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan divisi keuangan dari seluruh unit di bawah YBW UII.

Materi dipaparkan langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Biro Keuangan YBW UII, Noor Endah Cahyawati, S.E., M.Si., CMA., CertSAP yang menegaskan bahwa sentralisasi pengadaan BBM berlandaskan pada Keputusan Pengurus YBW UII Nomor 017/KPTS/IX/2025 tentang Kebijakan Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan, Tata Kelola Keuangan, Pengadaan Aset, dan Sumber Daya Manusia Tahun Buku 2026. Secara khusus, YBW UII mewajibkan seluruh kendaraan dinas melakukan pembelian BBM melalui Pom Bensin yang dimiliki oleh YBW UII (SPBU UII) dengan pengecualian tertentu seperti kondisi pom tidak beroperasi atau perjalanan dinas ke luar kota. Ruang lingkup kebijakan ini mencakup seluruh anggaran pembelian BBM kendaraan dinas yang di bawah Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Divisi Rumah Tangga, baik untuk operasional hingga angkutan barang. Sedangkan kendaraan tertentu seperti bus, truk, dan kendaraan dengan mobilitas khusus mendapat pengecualian karena lahan terbatas. Ke depannya di tahun 2027, YBW UII mencanangkan kebijakan ini juga diberlakukan menyeluruh bagi kendaraan di luar yang di bawah Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Divisi Rumah Tangga.

Noor Endah Cahyawati, S.E., M.Si., CMA., CertSAP. menerangkan mekanisme pembayaran dilakukan melalui sistem penagihan terpusat oleh SPBU UII kepada YBW UII dengan batas waktu (cut off) tanggal 20 setiap bulan. Kemudian Tim Keuangan YBW UII akan melakukan verifikasi dan rekonsiliasi data pembelian BBM dari masing-masing unit sebelum pembayaran dilakukan. Biaya BBM selanjutnya dibebankan kepada unit terkait melalui mekanisme perhitungan dropping operasional.

Sebagai catatan, mekanisme manual yang saat ini diterapkan bersifat sementara. YBW UII ke depan berkomitmen mengembangkan dan mengimplementasikan sistem digital terintegrasi berbasis aplikasi Android dan/atau iOS guna mendukung pengelolaan pembelian BBM kendaraan dinas yang lebih efektif, efisien, dan modern.

Melalui kebijakan ini, YBW UII berharap dapat tercipta tata kelola BBM kendaraan dinas yang lebih akuntabel. Selain itu, sentralisasi ini dapat menjamin penggunaan BBM non-subsidi secara tepat sasaran untuk kepentingan kedinasan, mengendalikan biaya operasional kendaraan, dan meningkatkan akurasi pelaporan anggaran secara menyeluruh di lingkungan Yayasan Badan Wakaf UII.(Humas)