Browse Browse revisions
Yayasan Badan Wakaf UII (YBW UII) menerima kunjungan Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura pada Selasa 1 Rabiulakhir 1447 H/23 September 2025 M bertempat di Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Purbayan Kotagede, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kunjungan diawali dengan makan siang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi yang dihadiri oleh Pengurus Yayasan, Rektor UII, budayawan, dan organisasi masyarakat Muhammadiyah serta tamu undangan lainnya. Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura dikenal sebagai antropolog asal Jepang yang menaruh perhatian besar pada perkembangan Islam di Indonesia sejak awal 1971. Ia melakukan penelitian mendalam, terutama terkait gerakan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan dinamika Islam kultural yang menjadikannya salah satu rujukan penting bagi kajian Islam di tanah air.
Drs. Aden Wijdan Syarief Zaidan, M.Si. selaku Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pengurus YBW UII dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura di Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir. Rumah Peradaban ini merupakan amanah yang diberikan oleh keluarga Pak Kahar kepada Pengurus Yayasan. Berawal dari Gempa Jogja Tahun 2006 rumah ini tidak digunakan oleh keluarga dan tidak terawat, kemudian ada masukan untuk mengambil alih dan membangun kembali rumah peninggalan Pak Kahar untuk dijadikan museum atau yang saat ini disebut rumah peradaban guna mengenang jasa dan peninggalan Pak Kahar, ungkapnya.
Drs. Aden Wijdan juga menyampaikan bahwa Kotagede merupakan rumah bagi Prof Nakamura di mana beliau pernah tinggal selama kurang lebih 3 tiga tahun di Kotagede, sehingga kunjungan ini disebutnya sebagai “Pulang Kampung”, pungkasnya.

Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura menyampaikan “Saya sangat senang sekali dan bangga, melihat Rumah Bapak (red: Rumahnya Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir) menjadi Rumah Peradaban, House of Civilization. Karena memang Kotagede ini adalah pusat peradaban, bahkan menjadi pusatnya pusat peradaban. Dan Bapak Kahar Almarhum merupakan figur Global”.
“Suatu ketika, pada hari Jum’at, setelah Jum’atan, saya dipanggil Bapak (red: dipanggil Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir) untuk datang ke rumah ini, setelah saya datang, ternyata di sini sudah kumpul mahasiswa banyak sekali, ada dari Malaysia, dari Thailand, dari Singapura, dari Filipina, dari mana mana, dan kami diberikan pelajaran-pelajaran yang benar-benar menandakan rumah ini sebagai pusat peradaban untuk pembelajaran, saya sangat setuju jika rumah ini menjadi pusat rumah peradaban, House of Civilization“, ungkapnya.
Selain acara ramah tamah, para tamu undangan juga diajak untuk aktif berdiskusi dan tanya jawab dengan Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura yang menjadikan acara semakin hangat. Dengan adanya kunjungan ini diharapakan dapat terbangun kerjasama antara Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura dengan Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir. (Humas)