Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melanjutkan proses Pemilihan Rektor (Pilrek) melalui Sidang Senat Universitas yang diadakan pada hari Jumat, 3 Ramadan 1447 H/20 Februari 2026 M. Sidang Senat Universitas berlangsung di Ruang Teatrikal, lantai 1 Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km 14.5 Yogyakarta, dipimpin oleh Prof. Ar. Ir. Suparwoko, MURP., Ph.D., IAI., IAP. selaku Ketua Senat dan Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T. selaku Sekretaris Senat.

Sidang Senat Universitas mengagendakan pemilihan calon Rektor oleh anggota Senat Universitas melalui mekanisme pemungutan suara. Proses ini bertujuan untuk menentukan 3 (tiga) Calon Rektor dari 6 (enam) kandidat yang sebelumnya telah mengikuti proses seleksi wawancara dengan Tim Seleksi. Berdasarkan penghitungan suara dari 58  anggota Senat yang hadir, didapati 56 suara sah dan 2 (dua) suara tidak sah. Dari 6 (enam) kandidat, terpilih 3 (tiga) Calon Rektor yang memperoleh jumlah suara tertinggi, yaitu Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. dengan 21 suara, diikuti oleh Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI. dengan 18 suara, dan Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si., dengan 6 suara.

Tahapan ini menandai bahwa proses pemilihan Rektor UII semakin mendekati akhir. Sidang Senat Universitas menjadi salah satu rangkaian penentu sebelum memasuki tahap final, yaitu penyampaian arah strategis oleh 3 (tiga) Calon Rektor di hadapan Pengurus YBW UII. Selanjutnya Pengurus YBW UII akan menetapkan Calon Rektor Terpilih.

Melalui proses yang bertahap, transparan, dan akuntabel, diharapkan dapat lahir pemimpin terbaik yang mampu melanjutkan Visi UII dalam menghadapi tantangan masa depan dan memperkuat kontribusi UII dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Biro Sistem Informasi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Inisiasi Peta Jalan Sistem Informasi YBW UII: Digital Transformation & IT Strategic Planning” pada Kamis, 24 Sya’ban 1447 H/12 Februari 2026 M bertempat di Auditorium Lantai 3 YBW UII, Jalan Cik Di Tiro Nomor 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan unit di bawah naungan YBW UII sekaligus menjadi momentum penting bagi Yayasan untuk menyelaraskan seluruh potensi teknologi informasi agar lebih terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum Pengurus YBW UII menegaskan bahwa saat ini unit-unit usaha di lingkungan YBW UII masih berjalan secara mandiri. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan duplikasi sistem serta ketidakefisienan dalam pemanfaatan sumber daya. Langkah transformatif ini juga mendapatkan dukungan penuh dari sisi legalitas dan manajerial YBW UII. Prof. Suparman berharap dengan adanya kegiatan ini, seluruh lini unit YBW UII harus segera merealisasikan peta jalan yang telah dirumuskan. Hal ini guna memastikan keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang. Ia menegaskan bahwa transformasi digital yang dirancang memiliki landasan regulasi yang kuat.

“AD/ART mengamanatkan pengembangan Teknologi Informasi di lingkungan YBW UII, sehingga implementasi transformasi digital memiliki dasar regulasi yang kuat dan dapat segera dijalankan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, YBW UII menghadirkan Irvan Yasni selaku CEO Technology Advisory and Business Sinar Mas Land sebagai narasumber utama. Irvan menekankan pentingnya keselarasan antara visi bisnis dan infrastruktur teknologi. Beliau mengingatkan bahwa percepatan teknologi tanpa panduan strategis yang jelas akan memiliki resiko menghilangkan momentum organisasi. Dalam sesi diskusi, ia menegaskan perlunya perubahan paradigma di tingkat manajemen. “Transformasi Digital tanpa IT Strategic Planning adalah kecepatan tanpa arah. Sebaliknya, IT Strategic Planning tanpa Transformasi Digital adalah arah tanpa momentum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irvan menjelaskan bahwa untuk mewujudkan ekosistem yang cerdas, YBW UII bisa memandang seluruh siklus bisnis sebagai satu kesatuan melalui pembentukan digital factory. Dengan demikian, fungsi teknologi informasi tidak lagi sekadar menjadi pendukung operasional, melainkan bertransformasi menjadi mesin inovasi organisasi.

Melalui inisiasi ini, YBW UII menargetkan penyusunan roadmap jangka menengah yang mencakup asesmen tingkat kematangan digital serta pembentukan model Holding IT sebagai fondasi integrasi layanan lintas unit, meliputi unit pendidikan, unit pemberdayaan masyarakat, dan unit usaha di bawah naungan yayasan. Ke depan, langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih efisien, adaptif, dan responsif terhadap dinamika perkembangan teknologi. Integrasi lintas unit juga diyakini akan memperkuat daya saing kelembagaan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Dengan komitmen bersama dan perencanaan yang terukur, YBW UII optimis transformasi digital mampu menjadi tonggak penting dalam mewujudkan tata kelola yayasan yang modern, profesional, dan berkelanjutan.(Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Biro Keuangan menyelenggarakan Sosialisasi Sentralisasi Pengadaan BBM Mobil Dinas di lingkungan YBW UII pada Rabu, 17 Sya’ban 1447 H/4 Februari 2026 di Ruang Audiovisual lantai 4, Gedung Rektorat Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang km 14,5 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan divisi keuangan dari seluruh unit di bawah YBW UII.

Materi dipaparkan langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Biro Keuangan YBW UII, Noor Endah Cahyawati, S.E., M.Si., CMA., CertSAP yang menegaskan bahwa sentralisasi pengadaan BBM berlandaskan pada Keputusan Pengurus YBW UII Nomor 017/KPTS/IX/2025 tentang Kebijakan Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan, Tata Kelola Keuangan, Pengadaan Aset, dan Sumber Daya Manusia Tahun Buku 2026. Secara khusus, YBW UII mewajibkan seluruh kendaraan dinas melakukan pembelian BBM melalui Pom Bensin yang dimiliki oleh YBW UII (SPBU UII) dengan pengecualian tertentu seperti kondisi pom tidak beroperasi atau perjalanan dinas ke luar kota. Ruang lingkup kebijakan ini mencakup seluruh anggaran pembelian BBM kendaraan dinas yang di bawah Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Divisi Rumah Tangga, baik untuk operasional hingga angkutan barang. Sedangkan kendaraan tertentu seperti bus, truk, dan kendaraan dengan mobilitas khusus mendapat pengecualian karena lahan terbatas. Ke depannya di tahun 2027, YBW UII mencanangkan kebijakan ini juga diberlakukan menyeluruh bagi kendaraan di luar yang di bawah Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Divisi Rumah Tangga.

Noor Endah Cahyawati, S.E., M.Si., CMA., CertSAP. menerangkan mekanisme pembayaran dilakukan melalui sistem penagihan terpusat oleh SPBU UII kepada YBW UII dengan batas waktu (cut off) tanggal 20 setiap bulan. Kemudian Tim Keuangan YBW UII akan melakukan verifikasi dan rekonsiliasi data pembelian BBM dari masing-masing unit sebelum pembayaran dilakukan. Biaya BBM selanjutnya dibebankan kepada unit terkait melalui mekanisme perhitungan dropping operasional.

Sebagai catatan, mekanisme manual yang saat ini diterapkan bersifat sementara. YBW UII ke depan berkomitmen mengembangkan dan mengimplementasikan sistem digital terintegrasi berbasis aplikasi Android dan/atau iOS guna mendukung pengelolaan pembelian BBM kendaraan dinas yang lebih efektif, efisien, dan modern.

Melalui kebijakan ini, YBW UII berharap dapat tercipta tata kelola BBM kendaraan dinas yang lebih akuntabel. Selain itu, sentralisasi ini dapat menjamin penggunaan BBM non-subsidi secara tepat sasaran untuk kepentingan kedinasan, mengendalikan biaya operasional kendaraan, dan meningkatkan akurasi pelaporan anggaran secara menyeluruh di lingkungan Yayasan Badan Wakaf UII.(Humas)