YBW UII Siapkan Transformasi Digital Terintegrasi

,

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Biro Sistem Informasi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Inisiasi Peta Jalan Sistem Informasi YBW UII: Digital Transformation & IT Strategic Planning” pada Kamis, 24 Sya’ban 1447 H/12 Februari 2026 M bertempat di Auditorium Lantai 3 YBW UII, Jalan Cik Di Tiro Nomor 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan unit di bawah naungan YBW UII sekaligus menjadi momentum penting bagi Yayasan untuk menyelaraskan seluruh potensi teknologi informasi agar lebih terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum Pengurus YBW UII menegaskan bahwa saat ini unit-unit usaha di lingkungan YBW UII masih berjalan secara mandiri. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan duplikasi sistem serta ketidakefisienan dalam pemanfaatan sumber daya. Langkah transformatif ini juga mendapatkan dukungan penuh dari sisi legalitas dan manajerial YBW UII. Prof. Suparman berharap dengan adanya kegiatan ini, seluruh lini unit YBW UII harus segera merealisasikan peta jalan yang telah dirumuskan. Hal ini guna memastikan keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang. Ia menegaskan bahwa transformasi digital yang dirancang memiliki landasan regulasi yang kuat.

“AD/ART mengamanatkan pengembangan Teknologi Informasi di lingkungan YBW UII, sehingga implementasi transformasi digital memiliki dasar regulasi yang kuat dan dapat segera dijalankan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, YBW UII menghadirkan Irvan Yasni selaku CEO Technology Advisory and Business Sinar Mas Land sebagai narasumber utama. Irvan menekankan pentingnya keselarasan antara visi bisnis dan infrastruktur teknologi. Beliau mengingatkan bahwa percepatan teknologi tanpa panduan strategis yang jelas akan memiliki resiko menghilangkan momentum organisasi. Dalam sesi diskusi, ia menegaskan perlunya perubahan paradigma di tingkat manajemen. “Transformasi Digital tanpa IT Strategic Planning adalah kecepatan tanpa arah. Sebaliknya, IT Strategic Planning tanpa Transformasi Digital adalah arah tanpa momentum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irvan menjelaskan bahwa untuk mewujudkan ekosistem yang cerdas, YBW UII bisa memandang seluruh siklus bisnis sebagai satu kesatuan melalui pembentukan digital factory. Dengan demikian, fungsi teknologi informasi tidak lagi sekadar menjadi pendukung operasional, melainkan bertransformasi menjadi mesin inovasi organisasi.

Melalui inisiasi ini, YBW UII menargetkan penyusunan roadmap jangka menengah yang mencakup asesmen tingkat kematangan digital serta pembentukan model Holding IT sebagai fondasi integrasi layanan lintas unit, meliputi unit pendidikan, unit pemberdayaan masyarakat, dan unit usaha di bawah naungan yayasan. Ke depan, langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih efisien, adaptif, dan responsif terhadap dinamika perkembangan teknologi. Integrasi lintas unit juga diyakini akan memperkuat daya saing kelembagaan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Dengan komitmen bersama dan perencanaan yang terukur, YBW UII optimis transformasi digital mampu menjadi tonggak penting dalam mewujudkan tata kelola yayasan yang modern, profesional, dan berkelanjutan.(Humas)