Lazis Unisia Dorong Usaha Gerobak Barokah Naik Kelas

Lazis Unisia Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menghadirkan program pembinaan bagi pelaku usaha mikro melalui kegiatan Gerobak Barokah bertajuk “Sukses Usahane, Barokah Rejekine”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 23 Syawal 1447 H/11 April 2026 M, bertempat di Masjid Baitul Qohhar YBW UII dan diikuti oleh peserta dari berbagai Angkatan mulai tahun 2020 hingga 2025.
Para peserta merupakan pelaku usaha kecil yang selama ini telah mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan usaha, khususnya di bidang kuliner dan perdagangan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Lazis Unisia dalam memperkuat ekonomi umat berbasis pemberdayaan. Selain aspek bisnis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya penguatan nilai spiritual dalam berusaha. Para peserta diajak untuk terus menjaga keseimbangan antara ikhtiar dan keberkahan. Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas usaha.
Acara diawali dengan pengajian yang disampaikan oleh Drs. M. Sularno, M.A. selaku Dewan Pengawas Syariah Lazis Unisia. Dalam tausiahnya, ia mengajak para peserta untuk mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan Ramadan.
“Kebiasaan baik di bulan Ramadan, seperti rajin ke masjid dan memperbanyak ibadah, seharusnya tidak ditinggalkan. Justru setelah Ramadan, semangat tersebut perlu ditingkatkan,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial. Nilai-nilai kedisiplinan dan keikhlasan yang terbentuk selama Ramadan diharapkan dapat menjadi fondasi dalam menjalankan usaha. Dengan demikian, usaha yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga keberkahan.
Kemudian peserta juga mendapatkan sosialisasi terkait sertifikasi halal yang disampaikan oleh Dr. Dyah Retno Sawitri, S.T., M.Eng. dari Lembaga Pendampingan Proses Produk Halal (LP3H) UII. Sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha agar meningkatkan kualitas produknya sekaligus memperluas akses pasar. Sertifikasi halal dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Dalam kesempatan tersebut, Lazis Unisia juga memperkenalkan program lanjutan bertajuk “Gerobak Naik Kelas”. Program ini dirancang untuk mendorong pelaku usaha agar lebih mandiri, profesional, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
Para peserta memanfaatkan momen ini untuk saling berbagi pengalaman dan mempererat jejaring antar pelaku usaha. Salah satu peserta, Ibu Munarwati, mengungkapkan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari program ini. Ia merasakan manfaat tidak hanya dari sisi peningkatan ekonomi, tetapi juga dari pembinaan dan kebersamaan yang terjalin.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan usaha mikro tidak hanya soal modal, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan. Melalui Gerobak Barokah, Lazis Unisia diharapkan dapat terus menghadirkan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil. Semangat kebersamaan dan nilai keberkahan menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pengembangan usaha. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu meraih kesuksesan usaha sekaligus keberkahan rezeki dalam jangka panjang. (Humas)



