Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) bersama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (LAZIS) Unisia menggelar launching program Gerobak Barokah pada Ahad, 18 Jumadilawal 1447 H/9 November 2025 bertempat di Hall Unisia Space Center (USC) Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul. Kegiatan diikuti 64 pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat PYBW UII Drs. Aden Wijdan S.Z., M.Si bersama Ketua LAZIS Unisia Agus Budi Hariyadi, S.S secara simbolis menyerahkan bantuan dana senilai Rp 307.000.000,- untuk pengadaan gerobak dan peralatan usaha. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Syariah DIY turut berkontribusi menyerahkan dana sebanyak Rp 25.000.000,- untuk bantuan modal usaha bagi 54 pedagang. Sementara KB Bank Syariah turut memberikan supporting dana senilai Rp 2.000.000,- untuk modal usaha bagi 10 pedagang.

Ketua LAZIS Unisia, Agus Budi Hariyadi, S.S merasa bersyukur Program Gerobak Barokah sudah membantu lebih dari 500 UMKM sejak tahun 2015. “Ini bagian dari ikhtiar kami dalam mengoptimalkan dana zakat infak sedekah dari donatur. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu usaha menjadi sukses dan barokah”, harapnya.

Apresiasi disampaikan Imam Tarjono, Pimpinan Bidang Pelayanan dan Operasional BPD DIY Syariah. “Alhamdulillah kami dapat berpartisipasi pada program Gerobak Barokah. Semoga kemitraan ini dapat membawa barokah bagi semua pihak. Semoga usaha yang dijalankan dapat terus berkembang”, pungkasnya.

Motivasi usaha disampaikan Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat PYBW UII, Drs. Aden Wijdan SZ., M.Si. “Mari kita terus bergerak dan berusaha. Harrik yadak, gerakkan tanganmu, maka Allah akan menurunkan rezekinya untukmu”, paparnya.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan festival jajanan barokah yang menyajikan berbagai produk makanan peserta program. Kegiatan ditutup dengan pendistribusian modal usaha. (Abrari)

Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) dan Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah (LAZIS) Unisia menyelenggarakan acara Program Bina Insan Terampil (BINAR) LAZIS Unisia pada Sabtu, 17 Jumadilawal 1447 H/8 November 2025 bertempat di Gedung Unisia Space Center (USC) YBW UII, Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul, sebanyak 16 peserta mengikuti pembukaan program tersebut.

Ketua LAZIS Unisia, Agus Budi Hariyadi, S.S dalam sambutannya memaparkan, “Program BINAR LAZIS Unisia merupakan program pelatihan cukur rambut yang diperuntukkan bagi remaja serta penggiat dakwah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam program BINAR, peserta akan memperoleh pelatihan cukur rambut selama satu bulan, dengan trainer yang berpengalaman, serta materi keagamaan dan kewirausahaan. Di akhir program, peserta akan memperoleh sertifikat dan paket alat cukur rambut yang siap digunakan untuk bekerja”, paparnya.

Ungkapan rasa syukur disampaikan Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat YBW UII, Drs. Aden Wijdan, SZ., M.Si. “Islam mengajarkan kepada kita untuk bekerja keras. Semoga setelah mengikuti program ini para peserta bisa menjadi kapster handal yang siap terjun di dunia barbershop. Niatkan semua proses ini dalam rangka mencari ridho Allah SWT. Alhamdulillah peserta kursus tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. YBW UII menyambut baik program ini dan akan memberikan dukungan sepenuhnya”, pungkasnya.

Motivasi kewirausahaan disampaikan Dr. Muthiullah, M.Hum pemilik “Mas Ganteng Barbershop”. Dalam pemaparannya, Muthiullah menekankan modal utama dalam dunia bisnis. “Barbershop adalah bisnis pelayanan yang berfokus pada penyediaan jasa. Hal utama dalam bisnis barbershop adalah attitude atau sikap. Attitude berperan krusial dalam kesuksesan. Attitude yang positif sangat penting untuk perkembangan bisnis jangka panjang”, pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan perkenalan antara peserta kursus dengan trainer, dilanjutkan dengan meninjau lokasi kelas kursus serta pengenalan awal alat-alat cukur rambut. (Abrari).

Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) menyelenggarakan Sharing Session isu krusial perpajakan, yaitu “Sisa Lebih” yang dimiliki oleh Badan Penyelenggaraan Pendidikan pada Jum’at, 16 Jumadilawal 1447 H/7 November 2025 M bertempat di Ruang Sidang 1 YBW UII di Jl. Cik Di Tiro No 1 Terban Gondokusuman Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus YBW UII, para Kepala Biro Keuangan, Konsultan Pajak, Kepala Divisi Biro Keuangan, dan Staf Pajak, Keuangan, Hukum dan Lembaga Audit.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencari kejelasan hukum dan praktik terbaik (best practice) terkait pemenuhan kewajiban pajak atas Sisa Lebih, yang seringkali menjadi area kompleks bagi pengelola keuangan perguruan tinggi. Acara ini menghadirkan Narasumber kunci, yaitu Agus Puji Priyono., S.E., S.H., M.Ak., M.AP., M.H.  (Akademisi, Praktisi, Aktivis dan mentor Akuntansi Perpajakan) dan Suwardi, Ak.,CA., ASEAN CPA., M.M., BKP. (Analis Kebijakan Ahli Madya PKAPBN BKF Kementrian Keuangan).

Agus Puji Priyono berbagi pengetahuan dan ide-ide berlian terkait Mitigasi Resiko (Pendapatan, Koreksi Fiskal, Sisa Lebih) dan Teknis (Administrasi Penggunaan Sisa Lebih). Selanjutnya Suwardi berbagi pengetahuan dan berbagai informasi tentang Tata Cara Perhitungan Sisa Lebih, Perlakuan Perpajakan Realisasi Sisa Lebih dan Kriteria Pengenaan Pajak Penghasilan atas Sisa Lebih. Para pemantik diskusi menyampaikan materi secara jelas dan padat, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber.

Drs. Arief Bachtiar, MSA., Ak. selaku Bendahara Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII menyampaikan “pertemuan hari ini memberikan banyak masukan untuk Yayasan dalam rangka mematuhi semua ketentuan perpajakan, dan berterima kasih kepada para narasumber yang telah memberikan banyak pengetahuan, informasi, dan pengalamannya dalam bidang perpajakan.

Diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bagi pengelola keuangan Yayasan, sekaligus dapat menjadi masukan bagi regulator dalam menyusun petunjuk teknis yang lebih implementatif dan dapat digunakan oleh setiap Yayasan Badan Penyelenggara Pendidikan yang memiliki Sisa Lebih secara akuntabel dan efisien. (Humas)

DPP IKA UII menyerahkan beasiswa untuk siswa SMA UII. Acara tersebut difasilitasi oleh Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) pada Sabtu, 17 Jumadilawal 1447 H/8 November 2025 M bertempat di Auditorium Lantai 3. Hadir pada acara itu adalah anggota Pembina dan Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Jajaran Pengurus Ikatan Alumni (IKA) UII, Jajaran Pimpinan SMA UII, Komite Sekolah SMA UII, siswa-siswa SMA UII, dan para tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan yang ditunjukkan oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII. Kepedulian tersebut tidak hanya sebatas kata-kata, tetapi dibuktikan melalui penyerahan beasiswa untuk siswa-siswi SMA UII. Langkah ini menunjukkan bagaimana komitmen alumni UII untuk berperan aktif dalam regenerasi lulusan UII yang lebih baik dan berkelanjutan.

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan oleh Dr. Ari Yusuf Amir, S.H., M.H. selaku Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII kepada Drs. Maman Surakhman, M.Pd.I. selaku Kepala Sekolah SMA UII dan disaksikan langsung oleh Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII. DPP Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII mengalokasikan dana beasiswa sebesar Rp300 juta yang diserahkan kepada SMA UII untuk dikelola. Melalui program ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sehingga memotivasi para siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh meraih cita-cita mereka.

Pada sambutannya, Dr. Ari Yusuf Amir, S.H., M.H. menyampaikan pesan ”Melalui program beasiswa, teman-teman Alumni UII berharap dapat mencetak generasi penerus yang mampu memelihara nilai-nilai UII sejak dini. Aspek utamanya adalah jiwa leadership, berpikir kritis, dan unggul. Hal ini sudah terbukti pada dunia profesional, dimana para lulusan UII mampu bersaing dengan tangguh dan unggul, bahkan melahirkan tokoh-tokoh nasional yang hebat sebagaimana para tokoh pendiri UII. Adik-adik di SMA UII harus bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar UII dan paling penting harus percaya diri untuk banyak meraih prestasi yang membanggakan keluarga besar UII,” harapnya.

Selanjutnya, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan ”Terdapat skema-skema yang sudah disepakati untuk mendukung pendidikan di SMA UII, antara lain skema pemberian dana beasiswa dari IKA UII dengan jumlah tertentu dan skema orang tua asuh yang pengelolaannya akan dilakukan oleh pimpinan SMA UII. Seperti yang sudah disampaikan Ketua Umum DPP IKA UII, bahwa kedepannya kegiatan ini akan terus dikembangkan dan dikelola bersama,” ungkapnya.

Pihak SMA UII menyambut dengan antusias pemberian beasiswa ini dan menyampaikan rasa terima kasih dengan mengapresiasi Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII atas komitmennya untuk selalu mendukung kemajuan dunia pendidikan. Melalui beasiswa SMA UII diharapkan jalinan silaturahmi tidak hanya terjalin erat dalam lingkup Universitas saja, namun mampu merangkul semua unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf UII Yogyakarta. (Humas)

Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) menyelenggarakan Rapat Kerja Penyusunan Program Kerja Tahun 2026 pada Selasa, 13 Jumadil Awal 1447 H/4 November 2025 M bertempat di Ruang Sidang 1 YBW UII di Jl. Cik Di Tiro No 1 Terban, Gondokusuman, Yogyakarta. Kegiatan diikuti oleh Jajaran Pengurus, Kepala Biro, Tim Perencana, Kepala Lembaga Audit, dan Kepala Divisi di lingkungan YBW UII.

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk evaluasi program kerja Tahun 2025 dan penyusunan program kerja unggulan Tahun 2026. Program kerja yang dipaparkan masing-masing bidang lebih detail dan termasuk strategi peningkatan performa masing-masing bidang. Tema Rapat Kerja Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII Tahun 2025 adalah “Unggul, Bertumbuh, dan Berkelanjutan”, Rapat Kerja ini dipimpin oleh Ketua Umum PYBW UII.

Dr. Suparman Marzuki selaku Ketua Umum PYBW UII menyampaikan bahwa “Rapat Kerja kali ini bukan sekedar forum untuk menyusun daftar program, tetapi untuk menyepakati arah bersama, merapikan langkah kerja, dan mengonsolidasikan koordinasi antarbidang di lingkungan YBW UII. Kita tidak cukup hanya memiliki program, tetapi harus memastikan bahwa setiap program memiliki mekanisme pelaksanaan yang jelas, sistem monitoring yang berkelanjutan, dan pengukuran kinerja yang terukur dari waktu ke waktu,” ungkapnya. “Melalui keteraturan dan koordinasi yang baik, setiap bidang akan mampu menjalankan perannya secara efektif, saling melengkapi, dan bergerak dalam satu irama menuju tujuan bersama. Prinsip transparansi dan akuntabilitas harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas, agar seluruh proses dapat dipertanggungjawabkan dan organisasi berada dalam kendali yang sehat di bawah Yayasan,” harapnya.

Rapat Kerja dilanjutkan dengan presentasi program kerja Tahun 2026 oleh Jajaran Pengurus dan Kepala Lembaga Audit YBW UII.

Rapat kerja berjalan dengan khidmat dan lancar dari awal hingga akhir. Pemaparan program kerja dari masing-masing unit turut mendapat apresiasi dari Ketua Umum PYBW UII. Sebelum menutup kegiatan, Ketua Umum PYBW UII kembali mengingatkan rancangan program kerja sudah disusun baik maka jangan lupa harus didukung oleh SDM dan sistem administrasi yang baik juga. Melalui terselenggaranya rapat kerja ini, diharapkan menjadi pondasi  yang matang bagi Yayasan untuk dapat bertumbuh dan menebar kebaikan bagi masyrakat. (Humas)

Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) menyelenggarakan Workshop tentang Informasi Teknologi pada Senin-Selasa, 28-29 Rabi’ulakhir 1447 H/20-21 Oktober 2025 M bertempat di Ruang Sidang 1 Pengurus YBW UII di Jl. Cik Di Tiro No 1 Terban Gondokusuman Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh Jajaran Pengurus, Pjs. Kepala Biro Pendidikan Tinggi, Pjs. Kepala Biro Keuangan, Kepala Divisi dan Staf Yayasan Badan Wakaf UII.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pengelolaan Informasi Teknologi (IT). Materi diskusi disampaikan oleh Bapak Irfan Yasni selaku CEO dari PT Samakta Mitra (Sinar Mas Group) dengan tema Strategic & Technology Transformation Planning.

Dalam kegiatan ini narasumber juga membagikan informasi, pengalaman serta wawasannya dalam hal pengelolaan IT di PT Sinar Mas Group serta mengajak peserta untuk aktif berdiskusi, sehingga penyelenggaraan workshop ini berjalan dengan sangat baik dan efektif. Narasumber juga mengajak seluruh peserta untuk melakukan brainstorming tentang IT di yayasan dan dilanjutkan dengan membahas rencana yang akan dilakukan tim IT YBW UII ke depannya.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan pegawai di yayasan dapat inovatif dan mampu beradaptasi dengan teknologi baru seperti AI dan cloud computing serta pengelolaan IT di yayasan semakin baik dan berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. (Humas)

Browse revisions

Yayasan Badan Wakaf UII (YBW UII) menerima kunjungan Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura pada Selasa 1 Rabiulakhir 1447 H/23 September 2025 M bertempat di Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Purbayan Kotagede, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kunjungan diawali dengan makan siang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi yang dihadiri oleh Pengurus Yayasan, Rektor UII, budayawan, dan organisasi masyarakat Muhammadiyah serta tamu undangan lainnya. Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura dikenal sebagai antropolog asal Jepang yang menaruh perhatian besar pada perkembangan Islam di Indonesia sejak awal 1971. Ia melakukan penelitian mendalam, terutama terkait gerakan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan dinamika Islam kultural yang menjadikannya salah satu rujukan penting bagi kajian Islam di tanah air.

Drs. Aden Wijdan Syarief Zaidan, M.Si. selaku Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pengurus YBW UII dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura di Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir. Rumah Peradaban ini merupakan amanah yang diberikan oleh keluarga Pak Kahar kepada Pengurus Yayasan. Berawal dari Gempa Jogja Tahun 2006 rumah ini tidak digunakan oleh keluarga dan tidak terawat, kemudian ada masukan untuk mengambil alih dan membangun kembali rumah peninggalan Pak Kahar untuk dijadikan museum atau yang saat ini disebut rumah peradaban guna mengenang jasa dan peninggalan Pak Kahar, ungkapnya.

Drs. Aden Wijdan juga menyampaikan bahwa Kotagede merupakan rumah bagi Prof Nakamura di mana beliau pernah tinggal selama kurang lebih 3 tiga tahun di Kotagede, sehingga kunjungan ini disebutnya sebagai “Pulang Kampung”, pungkasnya.

Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura menyampaikan “Saya sangat senang sekali dan bangga, melihat Rumah Bapak (red: Rumahnya Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir) menjadi Rumah Peradaban, House of Civilization. Karena memang Kotagede ini adalah pusat peradaban, bahkan menjadi pusatnya pusat peradaban. Dan Bapak Kahar Almarhum merupakan figur Global”.

“Suatu ketika, pada hari Jum’at, setelah Jum’atan, saya dipanggil Bapak (red: dipanggil Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir) untuk datang ke rumah ini, setelah saya datang, ternyata di sini sudah kumpul mahasiswa banyak sekali, ada dari Malaysia, dari Thailand, dari Singapura, dari Filipina, dari mana mana, dan kami diberikan pelajaran-pelajaran yang benar-benar menandakan rumah ini sebagai pusat peradaban untuk pembelajaran, saya sangat setuju jika rumah ini menjadi pusat rumah peradaban, House of Civilization“, ungkapnya.

Selain acara ramah tamah, para tamu undangan juga diajak untuk aktif berdiskusi dan tanya jawab dengan Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura yang menjadikan acara semakin hangat. Dengan adanya kunjungan ini diharapakan dapat terbangun kerjasama antara Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura dengan Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir. (Humas)

Unisi Hotel Malioboro menggelar acara Milad ke-9 pada Selasa 23 Rabiulawal 1447 H/16 September 2025 M di Hotel Unisi Jl. Pasar Kembang No. 42 Sosromenduran Yogyakarta. Milad Unisi Hotel Malioboro tahun ini mengusung tema “Nine Years, One Comfort”. Tema ini menjadi refleksi dari semangat dan konsistensi Unisi Hotel Malioboro dalam memberikan kenyamanan kepada para tamu sekaligus memperkuat kontribusi kepada masyarakat.

Sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan sembilan tahun yang telah dilalui, Unisi Hotel Malioboro menggelar acara Tasyakuran dan Pengajian peringatan milad. Acara ini menghadirkan Ustadz H. Saijan, S.Ag, M.S.I selaku penceramah utama yang menyampaikan tausiyah bertemakan pentingnya keberkahan, kolaborasi dan integritas dalam membangun institusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Acara Tasyakuran ini dihadiri oleh para pimpinan dari Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII), Komisaris, Direktur, Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan seluruh karyawan PT. Unisia Kreasi Sejahtera.

Ketua Pengembangan Usaha PYBW UII, Drs. Zulian Yamit, M.Si dalam sambutannya mewakili Ketua Umum PYBW UII, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., menyampaikan “refleksi perjalanan hotel dan memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan dan jajaran Manajemen atas pencapaian yang telah diraih, serta harapan untuk pertumbuhan yang lebih baik di masa mendatang”, ungkapnya.

Selanjutnya Bapak Dedi R Yusma selaku Direktur PT Unisia Kreasi Sejahtera dalam sambutannya mengatakan bahwa “Unisi Hotel Malioboro memiliki perceived value sebagai hotel berkonsep syariah pertama di DIY yang telah tersertifikasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI”. Hal ini diyakini mampu meningkatkan daya saing dan kepercayaan tamu terhadap Unisi Hotel Malioboro”, harapnya.

Selain acara tasyakuran, Unisi Hotel Malioboro juga menyelenggarakan acara gathering yang dihadiri oleh Corporate, Travel Agent, Government, Online Travel Agent (OTA) serta pihak lain yang sudah bekerjasama dengan hotel selama ini. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat Unisi Hotel Malioboro dengan para mitra bisnis. Dalam momen tersebut, manajemen hotel memberikan penghargaan khusus berupa Anugerah Top 3 Production Company, yang diberikan kepada tiga perusahaan dengan kontribusi produksi terbesar dan konsisten dalam mendukung tingkat hunian dan performa operasional hotel selama satu tahun terakhir. Tahun ini menobatkan Ekola Tour sebagai Top 1 Production, Smile Group sebagai Top 2 Production dan OXY Media sebagai Top 3 Production di Unisi Hotel Malioboro. Penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, namun juga motivasi untuk terus menjalin sinergi yang lebih kuat dan produktif antara hotel dan mitra kerja. (Humas)

Yayasan Badan Wakaf UII meresmikan Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir dan sekaligus meluncurkan Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Center pada Selasa, 23 Rabiulawal 1447 H / 16 September 2025 M bertempat di Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Purbayan Kotagede, Daerah Istimewa Yogyakarta. Momentum bersejarah ini bertepatan dengan Milad YBW UII, sehingga menjadi penanda penting perjalanan yayasan dalam mengabdi bagi umat, bangsa, dan peradaban.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, selaku narasumber yang juga Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Prof. Dr. Mahfud MD, Walikota Yogyakarta yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Drs. Yunianto Dwisutono, Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., Rektor Universitas Islam Indonesia, Fathul Wahid, dan para tamu undangan lainnya.

Peresmian Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir merupakan ikhtiar untuk merawat memorabilia Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir sebagai Pahlawan Nasional sekaligus pendiri UII. Rumah tersebut merupakan tempat tinggal Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir yang meski secara bangunan sederhana, menjadi saksi dari lahirnya gagasan-gagasan kebaikan Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir yang senantiasa terwariskan hingga hari ini. Rumah ini telah direnovasi dengan tetap mempertahankan keaslian bangunannya yang terkurasi oleh tim yang terdiri dari arsitek hingga ahli cagar budaya. Semua ini merupakan upaya berkesinambungan untuk menjaga warisan bagi generasi masa depan.

Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir juga hadir sebagai ruang sejarah, seni, kebudayaan, dan pemasyarakatan nilai-nilai luhur warisan Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir. Kehadirannya diharapkan tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga wadah tumbuhnya gagasan baru serta media untuk lebih mengenalkan figur Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir kepada khalayak luas.

Ketua Umum PYBW UII, Dr. Suparman Marzuki menyebut rumah tinggal Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir tidak bisa dilepaskan dari warisan pemikirannya. Menurutnya, meski bentuknya sederhana, bangunan itu merekam perjalanan seorang tokoh yang ide-idenya tetap relevan hingga hari ini. “Bangunan ini adalah saksi perjalanan hidup beliau. Dari tempat yang sederhana ini, banyak ide besar lahir dan menjadi warisan berharga bagi kita semua”, ungkapnya.

Dalam proses renovasi rumah dilakukan dengan hati-hati agar nilai sejarah tidak hilang. Tim yang terdiri dari arsitek dan ahli cagar budaya dilibatkan untuk memastikan keaslian bentuk tetap terjaga. “Renovasi ini bukan sekadar memperbaiki fisik, tapi juga bagian dari upaya untuk merawat peninggalan Prof. Kahar agar bisa terus dikenang dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” paparnya.

Prof. Dr. Mahfud MD selaku Pembina YBW UII sekaligus sebagai Keynote speaker dalam acara tersebut menyampaikan orasi ilmiahnya. ”Manusia hidup dengan daya cipta, rasa dan karsa yang kemudian membentuk kebudayaan. Kebudayaan yang diorganisir dengan baik, itulah peradaban. Ada berbagai macam peradaban, yang terpenting bagi peradaban Islam adalah akidah dan maqashid syariah”, pungkasnya.

Pada saat bersamaan, YBW UII juga meluncurkan Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Center. Lembaga ini lahir untuk mewarisi peran intelektual dan sosial Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir yang multi peran sebagai seorang ulama, intelektual, sekaligus negarawan. Beliau menanamkan fondasi Islam yang berpadu dengan semangat keilmuan, kepedulian terhadap kaum lemah, keterbukaan pemikiran, serta jejaring lintas bangsa. Semangat inilah yang mengilhami lahirnya Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Center, sebuah lembaga yang berkomitmen menjawab tantangan global, mulai dari ketimpangan sosial, krisis kemanusiaan, hingga isu pembangunan berkelanjutan.

Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Center dirancang sebagai ruang yang menghubungkan kepedulian terhadap persoalan lokal dengan peluang global, sekaligus menghidupkan kembali semangat Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir dalam membangun UII sebagai rumah terbuka bagi semua. Lembaga ini akan menjadi pusat unggulan Yayasan Badan Wakaf (YBW) UII dalam mengkoordinasikan pengabdian masyarakat berbasis filantropi Islam yang inovatif dan berkelanjutan sekaligus merelevansikan pemikiran Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir dalam menghadapi berbagai tantangan kontemporer.

Dengan Peresmian Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir dan Peluncuran Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Center, YBW UII berharap agar hal ini dapat menjadi upaya aktif untuk menyebarluaskan teladan dari para pendahulu dapat lestari hingga generasi mendatang. (Humas)

Rumah Sakit “JIH” Yogyakarta menyelenggarakan Acara Puncak Milad ke-19 pada hari Senin, 16 Rabiulawal 1447 H/8 September 2025 M bertempat di Ruang Auditorium Lt. 5 Rumah Sakit “JIH” Yogyakarta dengan mengusung tema “Bright Future: Stepping Together, Towards a Brighter Future”. Perayaan milad kali ini menjadi momentum istimewa untuk mengenang perjalanan panjang, mengukuhkan prestasi, sekaligus meneguhkan langkah menuju masa depan pelayanan kesehatan yang lebih unggul, modern, dan bermakna.

Presiden Direktur RS JIH Yogyakarta, dr. Sari Kusumastuti, Sp.A, menyampaikan refleksi perjalanan hampir dua dekade Rumah Sakit “JIH” Yogyakarta. “Sembilan belas tahun bukanlah waktu yang singkat. Ibarat seorang manusia, 19 tahun adalah usia menjelang kedewasaan, dimana fondasi sudah kuat, karakter sudah terbentuk, dan langkah ke depan semakin mantap. Demikian pula Rumah Sakit JIH. Perjalanan panjang ini telah kita lalui dengan penuh dinamika, tantangan, dan tentu saja pencapaian yang membanggakan,” ungkapnya.
“Semua capaian ini adalah kebanggaan kita bersama, bukti nyata dedikasi seluruh tim JIH untuk menghadirkan layanan kesehatan terbaik,” tambah dr. Sari.

Ketua Umum Pengurus YBW UII, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan “Dalam dunia pelayanan medis; penting mengingatkan kita semua tentang ETIKA. Etika adalah etos, perangai, ahlaq, karakter yang baik. Dalam kaitan dengan jasa kesehatan; dikenal dua konsep etika yang jarang disadari, yaitu: ETICK OF RIGHTS & ETICK OF CARE. Etick of rights (ahlaq/perangai/perilaku yang baik yang menjadi hak-nya pasien). Pasien berhak atas perangai, perilaku, pelayanaan, senyum dan tegur sapa yang baik. Sedangkan etick of care (empati, simpati, pelayanan, perhatian, tanggung jawab yang baik) yang menjadi kewajiban para medis. Karena itu untuk para medis seluruhnya: “Setiap senyum, setiap sentuhan & setiap kata penyemangat adalah obat yg tak ternilai harganya”. “Anda bukan hanya menyembuhkan tubuh, anda juga memulihkan harapan & menghidupkan kembali semangat, dibalik setiap pintu, ada cerita yang berbeda. Dan anda adalah pahlawan yg menuliskan babak kesembuhan”.

Dr. Suparman juga menyampaikan pesan:
Khusus untuk dokter”: “setiap diagnosis adalah teka teki & setiap pasien adalah buku yang harus dibaca hati-hati. Keahlian anda adalah kunci, tapi empati anda adalah pembuka pintu kesembuhan.

Khusus untuk perawat: “saat orang berlari menjauh dari kesulitan. Anda melangkah maju untuk memberikan bantuan. Itu adalah esensi seorang perawat, panggilan anda bukan sekedar profesi, melainkan dedikasi untuk mendedikasikan hidup demi kehidupan orang lain. Dunia berhutang banyak pada kebaikan anda,”tutupnya.

Tema “Stepping Together Toward a Brighter Future” bukan sekedar slogan, melainkan cerminan visi besar RS JIH: menjadi rumah sakit dengan daya saing global, namun tetap menjunjung tinggi nilai humanis, islami, dan profesional.(Humas)