Sesi Foto Bersama/Dok.Humas

Rumah Sakit “JIH” Purwokerto menyelenggarakan Acara Puncak Milad ke-3 pada hari Sabtu, 16 Muharram 1447 H/12 Juli 2025 M bertempat di area Wana Wisata Baturraden. Tema  yang diusung pada milad kali ini adalah “Langkah Sehatku”. Selaras dengan tema, acara puncak diawali dengan kegiatan funwalk yang kemudian peserta diarahkan untuk mengikuti rangkaian acara di Pendopo Kertiwana.

Tamu undangan yang hadir dalam Acara Puncak Milad RS “JIH” Purwokerto antara lain Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia, Pimpinan PT Unisia Medika Farma, Pimpinan RS “JIH” Group, instansi pemerintah dan swasta, tokoh masyarakat, dan pengusaha.

Tidak sekedar perayaan Milad, di acara puncak ini RS “JIH” Purwokerto meresmikan layanan JIH Diax dan Layanan Endoskopi. JIH Diax merupakan kependekan dari Diagnostic Expert, yakni pemeriksaan laboratorium dan radiologi yang nyaman, cepat, dan ditunjang dengan peralatan yang lengkap. Sedangkan Layanan Endoskopi merupakan layanan untuk pemeriksaan kondisi saluran pencernaan menggunakan alat endoskopi yang mutakhir.

Sesi Sharing Session/Dok. Humas

Setelah launching layanan terbaru, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session yang berkaitan tentang hidup sehat. RS “JIH” Purwokerto mengundang Wira Nagara, seorang komika dan penulis sebagai guest star serta dr. Joriandhita Surya Ramadhan, Sp.GK, AIFO-K sebagai narasumber. Sesi ini dimoderatori oleh Bapak Seffudin Sudarmadi, S.Kom, MBA, CPHR yang merupakan Direktur Operasional dan Keuangan RS “JIH” Purwokerto.

Di penghujung acara diumumkan pemenang lomba funwalk dan lomba mendadak diet. Lomba mendadak diet ini adalah salah satu rangkaian kegiatan milad yang sudah berlangsung selama satu bulan sebelum acara puncak.

RS “JIH” Purwokerto menjadikan acara puncak milad sebagai bentuk terima kasih atas dukungan berbagai pihak selama perjalanan tiga tahun. Pihak RS berharap dapat terus memberikan layanan paripurna kepada masyarakat Banyumas dan sekitarnya. (Humas)

Sesi Foto Bersama/Dok. Humas

Sekretaris Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII melantik Ketua Dewan Pengawas Dana Pensiun Pegawai YBW UII (DPPYBW UII) periode 2022-2026 dan Pengurus DPPYBW UII periode 2025-2029 pada Jum’at, 15 Muharram 1447 H/11 Juli 2025 M bertempat di Ruang Sidang 1 Kantor Yayasan Badan Wakaf UII. Acara ini dihadiri oleh Jajaran Pengawas, Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier UII, Jajaran Dewan Pengawas dan Pengurus DPPYBW UII, dan Kepala Sekolah SMA UII.

Ketua Dewan Pengawas DPPYBW UII periode 2022-2026 yaitu Dra. Sri Mulyati, M.Si menggantikan Drs. Syamsul Hadi, MS., Ak, CA. Selanjutnya Pejabat baru Pengurus DPPYBW UII antara lain, Drs. Syamsul Hadi, MS., Ak, CA. sebagai Ketua, Drs. M. Bakr Muhlison, Dipl. Mgt. sebagai Sekretaris, dan Ir. Hastuti Saptorini, M.A. sebagai Bendahara. Ketiganya dilantik sebagai Pengurus baru DPPYBW UII periode 2025-2029.

Selanjutnya dilaksanakan serah terima jabatan dan aset dari Pengurus lama Dra. Ataina Hudayati, M.Si., Ph.D., Ak. dan Dra. Sarastri Mumpuni Ruchba, M.Si yang secara resmi berarti penyerahan aset dan tanggung jawab pengelolaannya kepada Pengurus baru.

Dalam sambutannya Bendahara Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Drs. Arief Bachtiar, MSA., Ak. mewakili Ketua Umum yang berhalangan hadir, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Pengurus DPPYBW UII periode 2021-2025 atas dedikasi dan pengabdiannya. Terima kasih karena Pengurus yang lama telah bekerja keras dalam situasi yang agak sulit, namun berhasil menata kembali Dana Pensiun Pegawai YBW UII dan membawa banyak perubahan serta kemajuan.

Kepada para pejabat yang baru dilantik Drs. Arief Bachtiar berpesan ”Selamat bekerja untuk meneruskan apa yang sudah dimulai oleh Pengurus yang lama dan dapat diteruskan oleh Pengurus yang baru. Pengalaman-pengalaman yang lalu diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi Pengurus baru dalam menjalankan organisasi ini sehingga dapat meminimalisir resiko tinggi dalam hal investasi yang dilakukan oleh Dana Pensiun. Kita harapkan tambahan iuran dari pemberi kerja tidak banyak dan bahkan tidak ada” paparnya.

Pelantikan dan Pengangkatan Sumpah ini menjadi momen penting untuk kemajuan Dana Pensiun Pegawai Yayasan Badan Wakaf UII di masa yang akan datang, dan semoga Pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah yang diemban dengan baik. (Humas)

Penyerahan Cinderamata/Dok. Humas

Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) menerima kunjungan dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam pada Jum’at, 15 Muharram 1447 H/11 Juli 2025 M di Ruang Sidang Pengurus YBW UII di Jl. Cik Di Tiro No 1 Terban Gondokusuman Yogyakarta.  Kunjungan dilaksanakan dalam rangka melakukan kajian berjudul “Aplikasi Model Wakaf Dalam Institusi Kewangan Islam: Kajian Kes di Negara Brunei Darussalam.

Kunjungan dihadiri oleh dua perwakilan Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam. Dr. Hajah Mas Nooraini binti Haji Mohiddin dan Dr. Cecep Soleh Kurniawan. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pemberdayaan Masyarakat dan Sekretaris PYBW UII, Kepala Biro Pemberdayaan Masyarakat, Ketua LAZIS Unisia, Ketua LWU Unisia serta perwakilan dari Universitas Islam Indonesia.

Rombongan disambut oleh Ketua Pemberdayaan Masyarakat Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) Drs. Aden Wijdan Syarief Zaidan, M.Si.

Drs. Aden Wijdan menyampaikan bahwa “core Yayasan Badan Wakaf UII ada dua yaitu Bidang Pengembangan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat yang disupport oleh Bidang Pengembangan Usaha. Yayasan Badan Wakaf UII merupakan sebuah nama “brand” yang dapat meningkatkan pengaruh serta kepercayaan publik sehingga tidak saja sebagai Lembaga pengelola wakaf semata, namun juga pengelola pendidikan, bisnis, dan pemberdayaan masyarakat. Adapun pengelolaan wakaf uang dikelola oleh Lembaga Wakaf Uang (LWU) Unisia sebagai unit pemberdayaan di YBW UII”, paparnya.

Dr. Hajah Mas Nooraini menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan dari jajaran Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII. Dr. Hajah Mas Nooraini menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan perwakilan dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali untuk mengetahui lebih dalam terkait pengelolaan aset wakaf di Yayasan Badan Wakaf UII khususnya tentang wakaf uang. Situasi terkait wakaf di Brunei dan Indonesia sangat berbeda, kalau di Brunei nazhir hanya ada satu sedangkan di Indonesia sangat banyak sehingga kami ingin mempelajarinya untuk dapat menerapkan wakaf di Brunei Darussalam”, paparnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan menjalin kerjasama antara Yayasan Badan Wakaf UII dan Universiti Islam Sultan Sharif Ali di masa yang akan datang. (Humas)

Foto sesi Pleno Komisi Pembina/Humas

Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) menyelenggarakan Sidang Tahunan Pembina pada Sabtu-Ahad, 2-3 Muharram 1447 H/28-29 Juni 2025 M bertempat di  Eastparc Hotel, Yogyakarta. Sidang Tahunan diikuti oleh Pembina, Pengawas dan Pengurus YBW UII dengan agenda rutin penyampaian Laporan Pengawas YBW UII, Laporan Kinerja Tahun 2024 dan Perkembangan 2025, Laporan Keuangan Tahun 2024 dan Revisi Anggaran Tahun 2025, serta Laporan Rektor UII terkait capaian dan kendala UII tahun 2024.

Ketua Pembina YBW UII Dr. Ir. Luthfi Hasan, M.S. memimpin pembukaan Sidang Tahunan YBW UII. Dalam sambutannya Ketua Pembina YBW UII menyampaikan ungkapan Syukur, apresiasi dan ucapan selamat tahun baru Hijriyah dengan harapan Allah Swt memberikan kekuatan untuk semakin kuat Iman Islam kita, sehingga Institusi yang kita kelola ini selalu mendapat barokah dari Allah Swt.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausyiah singkat dari KH. Ahmad Bahaudin Nursalim selaku anggota Pembina, tausiyah mengulas tentang Surah Tabarok atau Al-Mulk ayat 16 tentang bumi yang terguncang (likuifaksi) dan Surah Al-Waqiah ayat 70 tentang dengan air bumi yang kita minum. Terakhir Gus Baha berpesan apapun kondisi Indonesia saat ini kita wajib bersyukur.

Foto sesi Presentasi Rektor UII/Humas

Sidang Tahunan Pembina YBW UII menghasilkan 11 Ketetapan Pembina, Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Yayasan Badan Wakaf UII terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (Humas)

 </p>

Sesi Foto Bersama/Dok.Humas

Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi dan Sharing Session Unit Usaha pada Kamis, 16 Zulhijah 1446 H/12 Juni 2025 bertempat di Unisi Hotel Malioboro Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII serta anggota Dewan Komisaris dan Direksi Unit Usaha YBW UII.

Kegiatan ini untuk mempererat sinergi antar unit usaha YBW UII, sekaligus memperkuat komitmen terhadap tata kelola yang berintegritas dan berbasis nilai-nilai profesionalisme. Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemaparan materi tentang ”Kondisi Ekonomi dan Bisnis Indonesia Kini dan Mendatang” oleh Dr. Halim Alamsyah, S.E., S.H., M.A.

Sambutan Ketua Umum PYBW UII, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. menegaskan pentingnya keberpihakan YBW UII terhadap kelompok mahasiswa kurang mampu, serta keberanian dalam menjaga integritas lembaga. ”Yayasan harus terus memperkuat program-program untuk mahasiswa yang kurang mampu. Keberadaan kita bukan hanya untuk menjaga aset, tetapi memastikan manfaatnya terasa bagi mereka yang membutuhkan. Dan saya ingatkan, jangan pernah ragu untuk mengambil keputusan-terutama jika menyangkut hal-hal yang membahayakan institusi atau unit usaha kita”, ungkapnya.

Sambutan Ketua Umum PYBW UII-Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si./Dok.Humas 

Beliau juga menyoroti aspek-aspek utama dalam pengelolaan unit usaha yang harus diperhatikan seluruh jajaran pengelola, yaitu:

  • Mendorong profesionalisme dalam pengelolaan unit usaha, dengan melibatkan kelompok profesional yang kompeten dalam bidang bisnis dan manajemen.
  • Menjaga kepatuhan terhadap hukum dan etika, agar setiap langkah usaha tetap berada dalam koridor legal dan nilai-nilai moral Islam.
  • Mengutamakan akuntabilitas dan transparansi, sebagai pilar utama tata kelola unit usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Acara ini diharapkan menjadi sarana untuk membangun ekosistem usaha yang tidak hanya mandiri dan produktif, tetapi juga amanah dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Humas)

Foto bersama Panelis/Dok.Humas

 

Lembaga Kebudayaan Embun Kalimasada Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) merilis buku “Islam Indonesia 2025” pada Selasa, 22 Dzulqa’idah 1446 H/ 20 Mei 2025 bertempat di Auditorium Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII. Buku dengan tajuk “Keberlanjutan (Tirani)” ditulis oleh 17 penulis yang berasal dari lingkar akademisi maupun praktisi di media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Direktur Eksekutif Lembaga Kebudayaan Embun Kalimasada, Hadza Min Fadhli Robby, S.I.P., M.Sc., menegaskan berbagai temuan dalam buku Islam Indonesia 2025 menunjukkan keresahan kolektif atas problematika yang menyebabkan “kegelapan” yang dihadapi bangsa.

“Islam Indonesia yang diterbitkan sejak 2020 merupakan ikhtiar kami secara intelektual dan juga gerakan kolektif untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya mengawal isu-isu kebangsaan agar pemerintah sadar bahwa ada banyak hal yang perlu direfleksikan. Ini sebagai bentuk muhasabah yang kami lakukan agar ada perbaikan bangsa kedepannya”, paparnya.

Apresiasi disampaikan Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat PYBW UII, Drs. Aden Wijdan Syarif Zaidan, M.Si. saat membuka perilisan buku Islam Indonesia 2025. “Buku ini menggerakkan semangat kepedulian kita dalam upaya perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara. Semoga buku Islam Indonesia 2025 bukan buku yang terakhir meskipun nantinya Embun Kalimasada akan bertransformasi menjadi bentuk yang lain”, harapnya.

Sesi diskusi/Dok. Humas

Perilisan buku dilanjutkan dengan diskusi panel dengan membedah tiga perspektif yaitu komunikasi politik dan kebijakan, ekonomi, serta jurnalisme. Diskusi menghadirkan tiga panelis yaitu Durrotul Mas’udah, M.A., dosen Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Shinta Maharani jurnalis Tempo, dan Dr. Jaya Addin Linando dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII. (Abrari)

Sesi Foto Bersama/Dok. Humas

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) melantik Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ilmu Sosial Budaya Masa Jabatan 2025-2026 pada Senin, 6 Zulhijah 1446 H/2 Juni 2025 bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Rektor dan para Pejabat Struktural di lingkungan UII. Pelantikan ini sekaligus peresmian pemekaran Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ilmu Sosial Budaya yang sebelumnya menjadi satu yaitu Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya.

Pejabat baru Fakultas Psikologi antara lain Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si sebagai Dekan, Resnia Novitasari, S.Psi., M.A sebagai Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, dan Sonny Andrianto, S.Psi., M.Si., Ph.D. sebagai Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni. Selanjutnya Pejabat baru Fakultas Ilmu Sosial Budaya antara lain, Prof. Dr.rer.soc. Masduki, S.Ag., M.Si. sebagai Dekan, Irawan Jati, S.IP., M.Hum., M.SS, Ph.D. sebagai Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, dan Nizamuddin Sadiq, S.Pd., M.Hum., Ph.D. sebagai Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni.

Dalam sambutannya Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si menyampaikan Pemimpin harus memiliki integritas dan akuntabilitas, yang antara lain dilakukan dengan menjaga ketat sesuatu yang sifatnya rahasia atau dijamin kerahasiaannya.

Sambutan Ketua Umum PYBW UII/Dok.Humas

Kepada para pejabat yang baru dilantik Dr. Suparman Marzuki berpesan “Dekan dan Pemimpin merupakan dua hal yang berbeda, Dekan merupakan nomenklatur dari jabatan seperti halnya Rektor, Wakil Rektor, Wakil Dekan, dan sebagainya. Sebagai Dekan dituntut kecakapan, pengetahuan yang cukup di bidang pengelolaan akademik, keuangan dan sumber daya manusia. Sementara sebagai Pemimpin, dituntut kecakapan dan ketrampilan, berkomunikasi dan menjadi teladan, inilah hal yang paling sulit.” paparnya.

Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D. menyampaikan “selamat kepada jajaran pejabat baru dua fakultas tersebut dan berharap semua yang dilakukan untuk kemajuan fakultas selalu dimudahkan oleh Allah SWT. Pemekaran dua fakultas ini telah melalui diskusi panjang yang menjadi manifestasi kesadaran dan kesepakatan bersama”, paparnya.

Pemekaran dua fakultas ini menjadi momen penting untuk kemajuan organisasi di masa yang akan datang, dan semoga Pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah yang diemban dengan baik. (Humas)

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan/Dok. Humas

PT Unisia Kreasi Sejahtera (UKS) telah melaksanakan acara Serah Terima Jabatan Direktur PT Unisia Kreasi Sejahtera-Unisi Hotel Malioboro dari Dr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi., M.Si. kepada Dedi R Yusma pada Senin, 6 Zulhijah 1446 H/2 Juni 2025 bertempat di Unisi Hotel Malioboro Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Komisaris PT UKS, HOD dan Staf Unisi Hotel Malioboro.

Dalam sambutannya Dr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi., M.Si. menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin selama masa jabatannya. “Saya merasa terhormat dapat mengemban amanah ini selama masa tugas saya. Saya percaya kepemimpinan selanjutnya di bawah Bapak Dedi R Yusma akan membawa semangat baru dan kemajuan yang berkelanjutan”, harapnya.

Dedi R Yusma, dalam sambutan perdananya selaku Direksi PT UKS, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan capaian-capaian positif yang telah dirintis oleh pendahulunya. “Sejatinya kepemimpinan bukanlah sekedar jabatan, melainkan tentang melayani, mendengar, bertindak dan berkarya demi kebaikan kita bersama”, paparnya.

Acara ini menandai pergantian kepemimpinan yang berlangsung secara resmi dan penuh hikmat. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan serta sesi foto bersama seluruh tamu undangan. Serah terima jabatan ini diharapkan menjadi momentum penyegaran organisasi dan memperkuat semangat kerja sama untuk menghadapi tantangan ke depan. (Humas)

Penyerahan SK PYBW UII kepada calon penerima beasiswa/Dok.Humas

Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) menyelenggarakan pertemuan dengan orang tua/wali calon siswa SMA UII penerima beasiswa YBW UII dan UII pada Kamis, 10 Zulkaidah 1446 H/8 Mei 2025 bertempat di Ruang AVA lantai 3 Gedung SMA UII Jl. Tamansiswa No 158 Yogyakarta. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum dan Ketua Pengembangan Pendidikan Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni UII, Kepala Sekolah SMA UII beserta jajarannya serta orang tua/wali siswa SMA UII penerima beasiswa.

Beasiswa ini diberikan kepada 30 siswa yang akan melanjutkan studi Program Sarjana (S1) di Universitas Islam Indonesia, sejumlah 25 beasiswa berasal dari Yayasan Badan Wakaf UII dan 5 beasiswa dari UII. Hal ini merupakan wujud komitmen dari Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII dan UII untuk terus mendukung prestasi siswa SMA UII.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA UII, Drs. Maman Surakhman, M.Pd.I  menyampaikan apresiasinya kepada YBW UII dan UII yang telah memberikan beasiswa kepada siswa SMA UII yang berprestasi. “30 siswa ini adalah siswa terbaik yang berhak menerima beasiswa untuk melanjutkan studi di berbagai program studi yang telah dipilih di UII tanpa harus mengeluarkan biaya selama menempuh masa studi. Untuk mendapatkan beasiswa tersebut tim studi lanjut dari SMA UII telah melakukan seleksi yang ketat baik dari nilai rapor, aspek akademik maupun non akademik, sikap maupun perilaku, serta keaktifan organisasi selama siswa menempuh studi 3 tahun di SMA UII yang hasil akhirnya diputuskan oleh pleno dewan.” paparnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni UII, Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan kepada siswa SMA UII untuk bangga bisa kuliah di UII. “UII merupakan salah satu Universitas unggul dan mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat, ini ditunjukkan dengan tingginya animo calon mahasiswa yang mendaftar di UII.” pungkasnya.

Selanjutnya, Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa tahun ini Yayasan memberikan beasiswa kepada 25 siswa SMA UII yang berprestasi dan harapannya akan dapat memberikan lebih banyak beasiswa di masa yang akan datang. “Untuk itu mari bapak ibu kita awasi anak-anak kita untuk mencapai kesuksesan, karena peluang dan kesempatan untuk kuliah di UII tanpa biaya sudah didapat oleh putra-putri dari Ibu/Bapak sekalian.” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Penerima Beasiswa yang duduk di kelas 12 SMA UII untuk melanjutkan studi di UII oleh Ketua Umum PYBW UII kepada salah satu penerima beasiswa, yaitu Muhammad Ibnu Imam Mubarok dan didampingi oleh orang tuanya.

Dengan pemberian beasiswa ini diharapkan akan melahirkan lebih banyak siswa berprestasi, yang berakhlak mulia dan unggul dalam prestasi akademik demi kemajuan bangsa dan negara. (Humas)

YBW UII sebagai Juara 1 Festival Seni Pertunjukan 2025/Dok.Humas

Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Festival Seni Pertunjukan 2025 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Milad ke 82 UII. Acara diselenggarakan secara meriah di Auditorium Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir Kampus Terpadu UII. Acara ini merupakan salah satu ajang kreativitas dan kolaborasi Sivitas Akademika UII.

Festival Seni Pertunjukan tahun ini mengusung tema ”UII Mengerti Bumi”, dengan menampilkan berbagai drama musikal dan beragam cerita dari masing-masing penampil. Yayasan Badan Wakaf UII memilih cerita tentang “Dewi Sri Sang Penjaga Bumi”. Dalam cerita ini sosok Dewi Sri menjadi simbol kesuburan, kesejahteraan dan kemakmuran.

Panitia festival Seni ini menunjuk tiga juri yaitu Arbain Rambey seorang fotografer, jurnalis, mantan redaktur foto Kompas, dan dosen fotografi; Dik Doank seorang aktor, pembawa acara, penyanyi, aktivis sosial, dan duta lingkungan; serta Tyok Satrio seorang penyanyi dan penulis lagu.

Yayasan Badan Wakaf UII yang tampil memukau dan berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yaitu juara 1 dan Juara Kategori Kreativitas dan Orisinalitas Terbaik. Juara 2 diraih oleh Fakultas Hukum, serta Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII sebagai juara 3.

Penampilan Yayasan Badan Wakaf UII/Dok.Humas

Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan seni mempunyai banyak fungsi, seni dapat menjadi representasi sosial, menjadi wasilah kritik sosial serta untuk menyampaikan pesan. Ini merupakan kesekian kalinya penyelenggaraan pertunjukan seni di UII, beliau juga berharap ajang ini dapat mempererat kebersamaan, meningkatkan produktivitas dan juga diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas kerja.

Festival pertunjukan seni ini diharapkan menjadi wadah kreatifitas dan kebersamaan seluruh Sivitas Akademika UII serta dapat menjadi inspirasi dan inovasi dalam penyelenggaraan festival seni di masa yang akan datang. (Humas)