Pengurus Yayasan Notokusumo Melakukan Kunjungan ke PYBW UII

,

Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) menerima kunjungan dari Yayasan Notokusumo pada Selasa, 26 Muharam 1447 H/22 Juli 2025 M di Ruang Sidang 1 Pengurus YBW UII di Jl. Cik Di Tiro No 1 Terban Gondokusuman Yogyakarta.  Kunjungan dilaksanakan dalam rangka mengetahui sistem manajemen dan tata kelola organisasi serta mempelajari strategi pengembangan keuangan dan usaha.

Kunjungan dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, Bendahara serta jajaran manajemen Yayasan Notokusumo. Para tamu disambut oleh perwakilan dari Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII yaitu  Ketua Pengembangan Usaha dan Bendahara.

Drs. Arief Bachtiar, MSA., Ak. dalam sambutannya mewakili Ketua Umum PYBW UII  menyampaikan profil singkat tentang YBW UII. Drs. Arief Bachtiar menyampaikan bahwa “kegiatan di Yayasan ada dua yaitu pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung oleh kegiatan usaha. Saat ini yayasan sedang mengembangkan unit usaha agar ke depannya dapat menjadi salah satu pendukung utama penyelenggaraan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.” paparnya.

Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum., Ketua Pengurus Yayasan Notokusumo menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ke Yayasan Badan Wakaf UII, “salah satunya menjalankan amanat dari pimpinan LLDIKTI yang mengharapkan adanya kerjasama dan hubungan yang baik antara badan penyelenggara pendidikan. Di samping itu kami juga berharap dapat diberikan pencerahan dari YBW UII yang telah memiliki kegiatan sangat besar terkait penyelenggaraan pendidikan dan usaha serta tata kelola keuangan sehingga kami mendapatkan pengalaman untuk dapat mengembangkan usaha di Yayasan Notokusumo.” paparnya.

Drs. Zulian Yamit, M.Si, selaku Ketua Pengembangan Usaha menambahkan informasi terkait pengelolaan unit bisnis di YBW UII. Drs. Zulian Yamit menyampaikan “yayasan dalam hal kegiatan bisnis bertindak sebagai fasilitator, yayasan tidak ikut campur dalam hal manajemen tetapi yayasan berhak menunjuk pimpinan manajemen di unit bisnis. Bagi yayasan deviden salah satu hal yang penting sehingga setiap tahun diharapkan deviden unit bisnis naik dan memenuhi target sehingga ke depan unit bisnis akan menjadi pendukung penyelenggaraan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat”. ungkapnya.

Kunjungan dan diskusi ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan menjadi awal kerjasama untuk pengembangan kedua yayasan. (Humas)