YBW UII Terima Kunjungan Biro Sarana dan Prasarana Universitas Ahmad Dahlan

Yayasan Badan Wakaf UII (YBW UII) menerima kunjungan dari Universitas Ahmad Dahlan pada Selasa, 21 Muharam 1447 H/22 Juli 2025 M di Ruang Sidang PAIK YBW UII Kampus Terpadu UII di Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta. Kunjungan dilaksanakan dalam rangka melakukan studi inspirasi Penggunaan Panel Surya.
Kunjungan dihadiri oleh perwakilan Universitas Ahmad Dahlan yaitu Kepala Biro Sarana dan Prasarana, Kepala Bidang Pengadaan, Tim Pengembangan PLTS, Para Kepala Urusan dan Staf Biro Sarana dan Prasarana. Turut hadir dalam kegiatan ini Perencana Jasa Konstruksi, Perencana MEE, Plt. Kabiro PAIK, Plt. Kadiv Kawasan dan Pemeliharaan PAIK, serta Staf PAIK YBW UII.
Anggita Ardani Savitri, S.T. selaku Plt. Kepala Biro PAIK dalam menyambut tim pengembangan PLTS UAD memberikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kedatangannya untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman fasilitas di UII. Anggita menyampaikan “saat ini di UII telah dipasang panel surya dengan tipe panel Monokristal dengan kapasitas 550 WP per panel dan menggunakan sistem ON Grid yaitu tanpa baterai sehingga dapat langsung dimanfaatkan. Untuk Gedung FTSP terpasang 555 panel dengan kapasitas 306 KWP dan gedung FTI terpasang 200 panel dengan kapasitas 110 KWP untuk kapasitas total 316 KWP. Dari total kapasitas panel yang terpasang di gedung FTSP dan FTI hanya 10% dari kebutuhan energi listrik di Kampus Terpadu”, paparnya.

Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM selaku Kepala Biro Sarana dan Prasarana UAD menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang baik. Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ke YBW UII “untuk melihat langsung dan berdiskusi terkait penggunaan Panel Surya di UII sejak tahun 2023. UAD bermaksud akan menggunakan Panel Surya juga di beberapa gedungnya”, paparnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi pengembangan institusi serta terjalin kerjasama antara Yayasan Badan Wakaf UII dan Universitas Ahmad Dahlan di masa yang akan datang. (Humas)



