UII Selenggarakan Acara Jelajah Kampus UII

, ,

Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar acara Jelajah Kampus UII pada Ahad, 2 Safar 1447 H/27 Juli 2025 M di Auditorium Prof. KH. Abdulkahar Mudzakkir Kampus Terpadu UII,  yang merupakan puncak Milad ke 82 UII dengan mengusung tema “UII Mengerti Bumi”. Acara jelajah kampus UII ini diikuti oleh seluruh sivitas akademika UII, tenaga kependidikan, purna tugas, Jajaran Pimpinan Universitas dan Yayasan Badan Wakaf UII serta mitra dari Universitas Islam Indonesia.

Ketua Panitia Milad ke-82 UII, Ir. Fitri Nugraheni, S.T., M.T., Ph.D., IPM. , menyampaikan laporan kegiatan penyelenggaran Milad ke-82 UII. “Sesuai dengan tema yang diusung dalam Milad tahun ini, kami berharap menjadi momentum mewujudkan komitmen UII dalam keberlanjutan lingkungan hidup. Ir. Fitri Nugraheni juga menyampaikan kegiatan Jelajah Kampus UII merupakan refleksi dari komitmen tersebut,” ungkapnya.

Acara ini diawali dengan kegiatan senam bersama yang diikuti oleh seluruh peserta Jelajah Kampus. Kemudian dilanjutkan dengan pelepasan burung perkutut oleh Jajaran Pimpinan Universitas yang merupakan pembukaan secara simbolis acara Jelajah Kampus UII. Burung Perkutut merupakan burung endemik yang sesuai dengan habitat serta keragaman flora yang ada di UII, beberapa flora di UII merupakan rumah bagi burung tersebut. Setelah itu Rektor UII secara resmi mengibarkan bendera start sebagai penanda dimulainya Jelajah Kampus UII.

Rute Jelajah Kampus UII kali ini mengelilingi area kampus, di mana para peserta disuguhi pemandangan alam yang sejuk di sekitar kampus sehingga memperkuat pesan utama dari acara Milad UII yaitu “UII Mengerti Bumi”. Selama acara berlangsung, peserta dihibur dengan penampilan dari band-band sivitas akademika UII yang membuat acara Jelajah Kampus semakin meriah dan panitia juga menyiapkan sebanyak 570 hadiah yang diundi bagi peserta Jelajah Kampus.

Sesuai dengan tema “UII Mengerti Bumi”, kegiatan Jelajah Kampus ini diharapkan tidak hanya sebagai bentuk perayaan Milad UII saja tetapi sebagai momentum untuk menjaga bumi sebagai warisan bagi generasi penerus di masa yang akan datang. (Humas)