Foto bersama Jajaran pimpinan unit di lingkungan YBW UII pada sesi pembukaan YBW UII Expo 2024/Dok.Humas

Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) sukses menyelenggarakan YBW UII Expo 2024 pada 26-29 September 2024 bertepatan 22-25 Rabiul Awal 1446 di Grand Atrium Pakuwon Mall Jogja. Acara yang mengusung tema “Energi Jogja untuk Indonesia” ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Dalam penyelenggaraan perdananya, expo tersebut dimeriahkan oleh penampilan diva terkenal Indonesia, Rossa, pada Jumat (27/9), serta band ternama HIVI! pada Minggu (29/9).

YBW UII tampil sebagai sumber energi positif bagi kemajuan bangsa, melalui inovasi di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan bisnis. Di sektor pendidikan, YBW UII berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui unit-unit pendidikan seperti Kelompok Bermain BW UII, TK Sultan Agung YBW UII, SMA UII, dan Universitas Islam Indonesia. Cita-cita membentuk generasi berilmu dan beramal terus diupayakan melalui lembaga-lembaga ini.

Di bidang pemberdayaan masyarakat, YBW UII aktif berkontribusi melalui berbagai program seperti LAZIS UNISIA, Radio Dakwah UNISIA AM 1179, Embun Kalimasada, Lembaga Wakaf Uang UNISIA, Rumah Sehat BAZNAS, dan Griya Cendekia.

Sambutan Ketua Umum PYBW UII dan Rektor UII/Dok.Humas

Tidak hanya itu, YBW UII juga terlibat dalam transformasi bisnis dengan berbagai unit usaha, di antaranya Rumah Sakit “JIH” yang beroperasi di Jogja, Solo, dan Purwokerto, Rumah Sakit UII, Apotek UNISIA 24, UNISI Hotel Malioboro, SPBU UII, Bank Syariah UII, dan Unisi Radio 104.5 FM.

Kesuksesan YBW UII Expo 2024 tidak lepas dari dukungan berbagai unit usaha di bawah naungan YBW UII. Direktur Utama PT Unisia Medika Farma, Bambang Pediantoro, SE, MM, CPHR, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan acara ini. “PT Unisia Medika Farma sebagai pengelola Rumah Sakit JIH Group ikut berbangga atas terselenggaranya YBW UII Expo 2024. Semoga kesuksesan acara tersebut memberikan semangat lebih untuk YBW UII dalam mengembangkan seluruh unit bisnis bagi kepentingan dan kemajuan pendidikan di negeri ini,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Ketua Lembaga Wakaf Uang (LWU) Unisia, Dr. Siti Achiria, S.E., M.M., yang turut mengapresiasi profesionalisme YBW UII dalam menggelar expo. “LWU Unisia, sebagai wujud dedikasi YBW UII dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan wakaf uang, mengapresiasi atas kesuksesan YBW UII dalam menggelar Expo YBW UII 2024. Acara ini tidak hanya mencerminkan profesionalisme yang luar biasa, tetapi juga memperkuat komitmen YBW UII dalam mengembangkan berbagai unit bisnis demi kemajuan pendidikan di Indonesia. Semoga LWU Unisia dapat terus berkolaborasi dalam meraih YBW UII yang rahmatan lil ‘alamin,” ucapnya.

Ketua Umum Pengurus YBW UII, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si, menyatakan bahwa YBW UII Expo 2024 adalah momentum penting untuk menunjukkan potensi, kapasitas, dan inovasi YBW UII kepada masyarakat. “Ini adalah bukti nyata semangat gotong royong dan kerja keras kita untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing,” ucapnya dalam seremoni pembukaan yang bertepatan dengan peringatan Milad YBW UII.

Lebih lanjut, Suparman Marzuki berharap YBW UII dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Yogyakarta. “Semoga melalui YBW UII Expo 2024 ini, kita dapat memperkuat visi misi yayasan untuk menjadi lembaga penyelenggara pendidikan, sosial, keagamaan, dan kemanusiaan yang unggul dan berkelanjutan, dengan komitmen pada kesempurnaan risalah Islamiyah,” ujarnya saat penutupan acara.

Dengan semangat inovasi dan komitmen tinggi, YBW UII bertekad menjadi energi positif dari Jogja untuk mendorong kemajuan Indonesia. (Andri/Humas)

Foto suasana konser “Hivi” saat YBW UII Expo 2024/Dok.Humas

Fun Walk Milad YBW UII/Dok.Humas

Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) menyelenggarakan kegiatan Fun Walk sebagai bagian dari rangkaian perayaan Milad YBW UII pada Sabtu, 21 September 2024. Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh Pembina, Pengawas, Pengurus, unit-unit di bawah Yayasan, serta para mitra Yayasan.

Kegiatan diawali dengan sesi senam pagi bersama yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Setelah senam, acara dilanjutkan dengan jalan sehat dengan rute yang berada di area sekitar kantor YBW UII. Peserta tampak bersemangat menikmati momen kebersamaan ini, yang juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antar unit dan mitra.

Setelah jalan sehat, dilanjutkan istirahat dan peserta dapat sambil menikmati hidangan yang sudah disediakan. Selain itu panitia juga bekerjasama dengan  RS “JIH” Yogyakarta dengan memberikan fasilitas pengecekan kesehatan bagi para peserta jalan sehat. Acara selanjutnya yaitu Sambutan oleh Ketua Panitia Milad, Suharto, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung jalannya acara.

Fun Walk ini bukan hanya tentang menjaga kesehatan, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat hubungan silaturahmi antar unit dan mitra Yayasan. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah berpartisipasi dan berharap ke depan sinergi ini semakin kuat,” ujarnya.

Sambutan oleh Ketua Pelaksana Milad YBW UII Suharto, S.E., M.Si./Dok.Humas

Dalam kesempatan ini, YBW UII juga memberikan apresiasi kepada pegawai yang telah menunjukkan dedikasi selama 15 tahun. Penghargaan pengabdian pegawai administratif diberikan kepada Nunung Solekhah Fajarwati, S.E., yang menjabat sebagai Kepala Divisi Administrasi Kantor. Penghargaan ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya bagi Yayasan.

Penyerahan penghargaan kepada Nunung Solekhah Fajarwati, S.E./Dok.Humas

Selain itu, acara Fun Walk juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize yang semakin menambah keseruan acara. Para peserta berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik, yang menambah semangat sepanjang kegiatan.

Acara Fun Walk Milad ini berhasil menjadi ajang kebersamaan seluruh pegawai, serta memperkuat sinergi antar unit di bawah naungan YBW UII dan para mitranya. (Andri/Humas)

Sesi Foto bersama/Dok.Humas

Pada tanggal 18 September 2024/14 Rabiul Awal 1446, Universitas Islam Indonesia (UII) dan Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) menggelar pertemuan dengan jajaran UNIMAS District, yang berlangsung di Auditorium Fakultas Hukum UII. Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat Universitas, dari Rektor dan jajaran Dekan Fakultas termasuk Ketua Pengembangan Pendidikan, Prof. Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D., untuk membahas pengembangan pendidikan, khususnya dalam penyelenggaraan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Allwar menekankan pentingnya penyelenggaraan program PJJ sebagai respons terhadap kebutuhan pendidikan yang semakin dinamis. “Pembelajaran jarak jauh bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan yang mendesak. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa akses pendidikan dapat dirasakan oleh masyarakat luas, termasuk melalui pengembangan program-program yang fleksibel,” ujar Prof. Allwar. Beliau juga menjelaskan bahwa yayasan yang menaungi UII akan mendukung penuh upaya pengembangan pendidikan ini.

Sementara itu, Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., juga turut hadir dan memaparkan sejarah serta perkembangan universitas. UII yang berdiri pada 8 Juli 1945 kini telah berusia 81 tahun. Menurut Prof. Fathul, UII telah membuka 59 program studi dengan mahasiswa dari lebih dari 24 negara. “Kami ingin terus mendorong pendidikan yang non-konvensional, baik melalui program di luar kampus utama maupun Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” jelas Prof. Fathul.

Suasana Diskusi anatara YBW UII, UII dan Unimas District/Dok.Humas

Sejak peluncuran PJJ, UII telah berhasil membuka satu program studi di luar kampus utama. Program studi PJJ yang tersedia saat ini yaitu Informatika. Hal ini merupakan bagian dari upaya UII untuk terus memperluas jangkauan pendidikan dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak dapat hadir secara fisik di kampus utama.

Pertemuan tersebut juga membahas pengembangan UNIMAS District di Sidoarjo, Jawa Timur. Dengan luas area 1000 meter persegi. Mikael, Direktur UNIMAS District, memaparkan data mengenai pengembangan bangunan tersebut yang akan mencakup 15 unit perumahan, 4 unit komersial, serta 1 unit bangunan lainnya di sekitar Jalan Raya Waru No.2, Krajan Kulon, Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Prof. Fathul menegaskan bahwa pendekatan pendidikan di UII bukanlah murni bisnis. “Kami mendorong model pendidikan yang saling bermanfaat, bukan saling memanfaatkan,” tegasnya. Ini sejalan dengan visi UII untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas yang dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa mengorbankan esensi pendidikan itu sendiri.

Acara ini menjadi kesempatan penting bagi UII, YBW UII dan UNIMAS District untuk membahas langkah-langkah strategis dalam pengembangan pendidikan, terutama dalam menghadapi era digital yang menuntut fleksibilitas dan inovasi di bidang pembelajaran. (Andri/Humas)

Foto bersama/Dok.Humas

Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dengan menerima empat siswa dari SMKN 1 Depok untuk program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Keempat siswa ini akan menjalani masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama 6 bulan dan ditempatkan di berbagai divisi di lingkungan YBW UII, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerja sama yang sudah terjalin antara YBW UII dengan SMKN 1 Depok dalam hal peningkatan kompetensi kerja siswa dalam dunia kerja.

Prosesi penerimaan siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini dilakukan secara resmi oleh Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII yang diwakili oleh Sekretaris PYBW UII, Dr. Siti Anisah, S.H., M.Hum.

Para siswa tersebut akan ditempatkan di Divisi Administrasi Kantor, Divisi Keuangan, Pengelola Fasilitas Kampus YBW UII, dan Dana Pensiun Pegawai YBW UII. Masing-masing siswa akan dibimbing oleh Kepala Divisi dan staf terkait dalam menjalankan tugas-tugas administrasi dan keuangan di divisi masing-masing. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang manajemen dan pengelolaan di institusi profesional.

Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini merupakan bagian dari kerja sama yang berkelanjutan antara YBW UII dan SMKN 1 Depok, yang bertujuan untuk membekali para siswa dengan keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan dunia kerja. Diharapkan, setelah menjalani program ini, para siswa akan memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di dunia profesional.

Dengan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini, YBW UII terus berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di berbagai sektor. (Andri/Humas)

Suasana Sharing Session/Dok.Humas

Pengurus Yayasan Badan Wakaf  Universitas Islam Indonesia (PYBW UII) adakan sharing session bertema hilirisasi produk bersama dengan Simpul Tumbuh pada hari Selasa, 3 September 2024/28 Safar 1446. Acara ini diadakan di Ruang Sidang Pengurus YBW UII yang dihadiri oleh Pengurus YBW UII serta satu narasumber yang berasal dari Direktorat Pembinaan dan Pengembangan Kewirausahaan UII/Simpul Tumbuh.

Acara dimulai dengan pemaparan mengenai harmonisasi kolegial dalam pengembangan kewirausahaan yang disampaikan oleh  Dr. lr. Arif Wismadi, M.Sc. selaku Direktur Pembinaan dan Pengembangan Kewirausahaan UII atau Simpul Tumbuh.

Dalam paparannya, Ia menyampaikan jika Simpul Tumbuh menjadi jembatan antara sumber daya, sarana prasarana, serta inovasi yang ada baik di dalam maupun di luar kampus UII yang memiliki dasar QS. Surah Ibrahim 14: 24-25 sebagai landasannya.

“Intinya, yang kita lakukan adalah berusaha mengikuti ayat ini, yang juga menjadi amanah dari Rektor, bahwa apa yang kita lakukan harus memperkuat dan menjulang inovasinya setinggi langit, sehingga menghasilkan buah sepanjang waktu,” ungkapnya.

Dalam prosesnya, harmonisasi kolegial dalam Simpul Tumbuh dicapai dengan mengundang fakultas dan prodi untuk bersama-sama menggarap gagasan, menjual gagasan, serta memupuk gagasan untuk menjadi sesuatu yang dapat berdampak besar. Berbagai proses hilirisasi produk dilalui untuk dapat menghasilkan sebuah inovasi yang kemudian dapat menjadi bisnis kolaborasi dengan berbagai pihak luar, yang dimulai dari gagasan, pra inkubasi, scaling up, dan berakhir pada komersialisasi.

Tanggapan Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si./Dok.Humas

Dalam sesi diskusi, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum PYBW UII menyampaikan perlunya optimalisasi hilirisasi produk di lingkup UII dengan melakukan optimalisasi sumber daya, optimalisasi temuan-temuan riset, efisiensi menyeluruh, serta penataan struktur yang baik.

“Saya berharap sesuatu yang kita anggap, kita nilai menjadi indikasi itu jangan dihentikan, tapi terus dilihat dan didalami seberapa besar peluang kita untuk dapat mengatasi problem hilirisasi produk di UII,” harapnya.

Sesi diskusi diakhiri dengan banyaknya ide-ide inovasi baru yang muncul dari pihak Pengurus YBW UII dan Simpul Tumbuh. Dengan demikian, harapannya pertemuan ini tidak hanya berhenti disini namun dapat terus berlanjut untuk memaksimalkan potensi hilirisasi produk di UII dan menemukan jawaban serta keputusan tepat sebagai langkah lanjutan untuk mengoptimalisasikan permasalahan-permasalahan yang ada. (Maulida)

Suasana Diskusi kedua yayasan/Dok.Humas

Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) menerima kunjungan dari Yayasan Universitas Asahan (UNA) Sumatera Utara pada Hari Selasa, 3 September 2024/28 Safar 1446. Acara ini bertempat di Ruang Sidang Pengurus YBW UII dengan agenda sharing serta diskusi antar kedua yayasan.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Yayasan UNA, Drs. Mapilindo, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pengurus YBW UII atas sambutan hangat serta kesempatan yang diberikan untuk berdiskusi dan belajar bersama, dengan harapan Yayasan UNA dapat berkembang lebih baik di masa mendatang.

“Kami melihat UII merupakan salah satu perguruan tinggi besar yang berorientasi pada Islam dan dalam pelaksanaan kami juga demikian, sehingga kami datang kemari untuk berdiskusi serta belajar dan mencontoh yang terjadi di UII,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan UNA Ir. Syarifullah Harahap, M.Si., Ketua Pengurus Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd., Wakil Ketua Pengurus Yayasan UNA Zaid Afif, S.H., M.H., Dekan Fakultas Hukum UNA Dr. Bahmid, S.H, M.H., serta Rizal Fikri selaku staf.

Sedangkan Pengurus YBW UII yang turut hadir diantaranya Sekretaris Pengurus Yayasan Dr. Siti Anisah, S.H., M.Hum., Ketua Pengembangan Pendidikan Prof. Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D., Ketua Pemberdayaan Masyarakat Drs. Aden Wijdan Syarif Zaidan, M.Si., dan Ketua Pengembangan Usaha Drs. Arief Bachtiar, M.S.A., Ak.

Kedua yayasan berbagi pengetahuan serta pengalaman terkait pengelolaan, kebijakan, unit bisnis, serta susunan kepengurusan. Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi serta pandangan bagi Yayasan UNA dalam proses transformasi menjadi yayasan yang lebih berkembang dan bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi bagi Yayasan UNA dan YBW UII.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran plakat yang diwakili oleh Dr. Siti Anisah dari YBW UII dan Ir. Syarifullah Harahap dari Yayasan UNA. Dr. Siti Anisah juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut, seraya berharap agar sesi berbagi dan diskusi yang telah berlangsung dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Terima kasih atas kunjungannya, semoga diskusi hari ini bermanfaat untuk kita semua,” ungkapnya. (Maulida)

Sesi Penyerahan Plakat/Dok.Humas
Suasana Diskusi/Dok.Humas

Pengurus Yayasan Badan Wakaf  Universitas Islam Indonesia (PYBW UII) melaksanakan sharing session guna mendorong peningkatan pengelolaan dana wakaf berbasis filantropi pada tanggal 28 Agustus 2024/23 Safar 1446 bertempat di Ruang Sidang YBW UII.

Sharing session dihadiri oleh tiga dosen asing Fakultas Hukum UII, jajaran Fakultas Hukum UII, serta Pengurus YBW UII. Acara diawali dengan sambutan sekaligus pengenalan jajaran Pengurus YBW UII yang disampaikan oleh Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si selaku Ketua Umum PYBW UII.

Sharing session pertama disampaikan oleh Christopher Michael Cason, J.D., LL.M, sebagai salah satu dosen asing Fakultas Hukum UII yang membahas mengenai pengelolaan perguruan tinggi swasta di Amerika Serikat (AS), kesempatan serta peluang yang dapat dilakukan YBW UII ke depan, dan potensi pendanaan filantropi.

Dalam paparannya, Christopher Michael Cason menyampaikan terkait pentingnya bagi sebuah Universitas dapat memfokuskan dana pada program-program kampus sebagai upaya pengembangan inovasi sehingga dapat menjalin kerjasama dengan berbagai pihak eksternal.

“Universitas di Amerika Serikat dapat menjalin banyak filantropi karena universitas swasta di Amerika sepenuhnya mengandalkan dana dari luar, sehingga mereka terus berusaha untuk melakukan inovasi-inovasi yang out of the box” ungkapnya.

Narasumber kedua, Ahmad Saad Ahmad Al Dafrawi, B.Sc., M.D., Ph.D yang merupakan dosen asing Fakultas Hukum UII dari Irak, menyampaikan perlunya perluasan jaringan filantropi yang dibangun dengan kerjasama antara pihak universitas dan pihak International Institute of Islamic Thought (IIIT) serta menjalin hubungan dengan Dr. Ahmad Totonji melalui figur-figur UII yang telah memiliki koneksi internasional.

Dengan demikian, harapannya dapat memudahkan pihak PYBW UII untuk menjalin kerjasama dengan Dr. Ahmad Totonji yang menjadi salah satu pengusaha yang turut aktif memberikan bantuan pendidikan serta berbagai bentuk kerjasama filantropi lainnya.

Sharing session diakhiri dengan sesi tanya jawab dan sesi foto bersama. Ketua Umum PYBW UII menyampaikan jika kedepannya akan diadakan diskusi lanjutan sebagai upaya dalam memperluas jaringan filantropi di YBW UII. “Terima kasih atas informasi dan paparan yang diberikan, Selanjutnya kami akan diskusikan lebih lanjut terkait pertemuan ini,” harapnya. (Maulida/Andri)

Sesi Foto bersama/Dok.Humas
Sesi Penandatanganan Dokumen Serah Terima/Dok.Humas

Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) menggelar peresmian Gedung Ekstensi Dr. Soekiman Wirjosandjojo di Fakultas Kedokteran UII. Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 4 yang dihadiri oleh Pengurus YBW UII, Pimpinan Universitas, dan tamu undangan.

Acara dimulai dengan pemaparan terkait Pembangunan Gedung oleh Ir. Suharyatmo, M.T., Kepala Departemen Infrastruktur Yayasan Badan Wakaf UII, “Gedung ini dibangun selama 11 bulan, dimulai pada tanggal 1 Agustus 2023 dan selesai pada 30 Juni 2024. Gedung ini memiliki luas 2210 m² dengan 4 lantai, yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti 12 ruang dosen, 12 station ruang OSCE lengkap dengan nursecall, kantin, open area, dan auditorium berkapasitas 200 orang​”, paparnya.

Setelah laporan, acara dilanjutkan dengan serah terima gedung dari Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII kepada Rektor UII, yang diikuti dengan penandatanganan naskah serah terima dan penandatanganan prasasti.

Selanjutnya, Ketua Umum Pengurus YBW UII Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. memberikan sambutan atas selesainya Pembangunan Gedung FK UII. “Kita syukuri atas Pembangunan Gedung ini, sejalan dengan rencana kita ke depan bahwa Gedung dan segala isinya secara perlahan tapi pasti akan menjadi fasilitas bersama, kesadaran kolektif harus kita bangun bersama”, ungkapnya.

Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, dalam pidatonya juga menekankan pentingnya gedung ini sebagai bagian dari komitmen UII dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa, khususnya di bidang kedokteran.

Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Drs. Nanang Nuryanta, M.Pd., serta penutup oleh MC. Dengan diresmikannya gedung ini, Fakultas Kedokteran UII diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat. (Andri/Humas)

Sesi Foto bersama/Dok.Humas
Sesi Penyerahan Plakat dan Foto bersama/Dok.Humas

Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Program Pengembangan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK ORMAWA) CEOS UII mengadakan pelatihan intensif yang melibatkan masyarakat Desa Dlingo, Bantul. Acara ini bertujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa tersebut.

Pelatihan yang digelar di Auditorium FMIPA UII ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk S1 Kimia, S1 Pendidikan Kimia, dan S1 Teknik Kimia. Mereka berkolaborasi dengan masyarakat Desa Dlingo untuk mengembangkan potensi wisata desa melalui program “Eduwisata Sobo Kebon”.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Pengembangan Pendidikan Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia, Prof. Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Allwar menyatakan, “Kami sangat mendukung inisiatif yang diambil oleh mahasiswa UII dalam mengembangkan potensi desa-desa di sekitar Yogyakarta. Pelatihan seperti ini merupakan wujud nyata dari peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat ini dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan di Desa Dlingo.”

Dosen Pembimbing PPK ORMAWA, Dr. Dwiarso Rubiyanto, S.Si., M.Si., turut memberikan sambutan, menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan masyarakat. “Pelatihan ini tidak hanya memberikan ilmu dan keterampilan praktis, tetapi juga membangun kepercayaan dan kerjasama yang kuat antara UII dan masyarakat Desa Dlingo. Kami yakin bahwa dengan pendekatan yang tepat, Desa Dlingo dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang berdaya saing,” ujar Dr. Dwiarso.

Perwakilan dari Jurusan Kimia UII, yang juga menjadi bagian dari tim pelaksana, menambahkan, “Kami berupaya untuk memberikan kontribusi nyata melalui program ini, terutama dalam pengolahan produk turunan minyak atsiri yang memiliki potensi besar di Desa Dlingo. Dengan pelatihan ini, kami berharap dapat mendorong pertumbuhan UMKM berbasis potensi lokal, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.”

Pelatihan ini juga mengundang mitra dari wisata Tumpeng Menoreh sebagai narasumber, yang berbagi pengalaman dalam mengelola desa wisata. Riski Bangun dari Tumpeng Menoreh menekankan pentingnya kepercayaan, organisasi, realisasi, dan inovasi dalam membangun desa wisata yang berkelanjutan.

Najwa El Mahpud, Ketua PPK ORMAWA Studentpreneur CEOS UII, berharap pelatihan ini dapat membantu masyarakat Desa Dlingo mengembangkan potensi wisata dan mendorong pertumbuhan UMKM berbasis potensi lokal.

Salah satu peserta dari Desa Dlingo, Andi, menyampaikan apresiasinya atas pelatihan ini. Ia menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dan membantu mereka mengelola sumber daya alam serta mengembangkan produk turunan minyak atsiri.

Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat di masa depan, menciptakan desa wisata yang mandiri dan berdaya saing, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan UMKM. (Andri/Humas)

Suasana Pemaparan Materi dari Mitra Tumpeng Menoreh/Dok.Humas
Suasana Jalan Sehat Milad 81 UII/Dok.Humas

Universitas Islam Indonesia (UII) sukses menggelar acara jalan sehat dalam rangka merayakan Milad ke-81 pada Minggu, 4 Agustus 2024/29 Muharam 1445. Acara yang mengusung tema “Dedikasi untuk Negeri” ini diikuti lebih dari 8.250 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Jalan Sehat Milad UII ke-81 merupakan salah satu agenda tahunan yang spesial karena melibatkan seluruh keluarga besar UII. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi di antara civitas akademika UII, tetapi juga sebagai wujud dedikasi dan kontribusi UII kepada masyarakat luas.

Ketua Milad UII ke-81, Rokhedi Priyo Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin menguatkan rasa kebersamaan. “Dengan semangat kebersamaan, kita ingin menunjukkan bahwa UII selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi negeri ini. Kegiatan Jalan Sehat ini juga sebagai ajang untuk mempererat hubungan antar sesama UII maupun dengan para mitra dan tokoh masyarakat,” ujar Rokhedi.

Start dan finish acara berpusat di Kampus Terpadu UII. Sepanjang rute, peserta disuguhi berbagai hiburan menarik dan stan-stan makanan. Selain itu, panitia juga mengadakan undian berhadiah dengan hadiah utama 4 sepeda motor.

Selama kegiatan, peserta dihibur dengan berbagai penampilan seni dan budaya serta berkesempatan untuk memenangkan berbagai doorprize menarik seperti 4 sepeda motor dan lebih dari 300 hadiah lainnya.

Kegiatan Jalan Sehat ini tidak hanya mempererat hubungan internal di lingkungan UII, tetapi juga memperkuat hubungan eksternal dengan masyarakat dan mitra. Melalui acara ini, UII menunjukkan komitmennya untuk selalu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara, selaras dengan tema “Dedikasi untuk Negeri”. (Andri/Humas)