Lembaga Audit Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari Lembaga Pengawas Internal (LPI) Universitas Kuningan pada Rabu, 15 Ramadhan 1447 H/4 Maret 2026 M bertempat di Ruang Sidang 1 Yayasan Badan Wakaf UII, Jl. Cik Di Tiro No 1 Terban, Gondokusuman, Yogyakarta. Rombongan LPI Universitas Kuningan disambut langsung oleh Pengurus YBW UII dan Kepala Lembaga Audit YBW UII, Dr. Mahmudi, S.E., M.Si. beserta jajarannya. Turut mendampingi Ketua Pengembangan Pendidikan, Prof. Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D., serta Bendahara Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Drs. Arief Bachtiar M.S.A., Ak.

Pada kunjungannya, LPI Universitas Kuningan menyampaikan ketertarikan terhadap mekanisme koordinasi audit yang diterapkan dalam lingkungan YBW UII. Dalam sambutan Kepala LPI Universitas Kuningan, Dr. Herma Wiharno, M.Si., menyampaikan “Tim kami baru terbentuk selama 1 (satu) bulan, sehingga kami berharap dapat banyak belajar ilmu dari YBW UII tentang pengembangan sistem pengawasan internal yang lebih efektif dan berkelanjutan.”.

Tim Lembaga Audit YBW UII memaparkan model tata kelola audit internal yang terintegrasi di bawah naungan Yayasan. Sistem tersebut mencakup pengawasan terhadap seluruh unit YBW UII seperti unit pendidikan, unit pemberdayaan masyarakat, dan unit usaha. Selain itu, Lembaga Audit YBW UII membahas praktik implementasi audit berbasis risiko, sistem pelaporan, serta mekanisme tindak lanjut hasil. Integrasi audit internal dirancang untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas organisasi berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola yang baik.

Kepala Lembaga Audit YBW UII, Dr. Mahmudi, S.E., M.Si., menegaskan “Audit internal yang terintegrasi sebetulnya menjadi pendekatan tim audit untuk menjadi fungsinya tidak hanya sebagai alat pengawasan, tapi mampu menjadi sarana peningkatan kualitas kinerja. Sehingga penting memperkuat sistem pengawasan yang adaptif terhadap perkembangan unit”.

Melalui pertemuan ini, YBW UII berharap pengalaman pengelolaan audit terintegrasi yang telah diterapkan dapat memberikan inspirasi bagi pengembangan sistem pengawasan di Universitas Kuningan maupun Universitas lainnya. Lembaga Audit YBW UII berupaya untuk selalu menjunjung komitmen membangun budaya transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Yayasan. Sehingga dalam implementasinya menghasilkan program yang terarah dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.(Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan pertemuan dengan 3 (tiga) Calon Rektor Terpilih pada Kamis, 9 Ramadhan 1447 H/26 Februari 2026 M, bertempat di Ruang Sidang 1 YBW UII, Jalan Cik Di Tiro Nomor 1 Yogyakarta. Pertemuan ini menjadi bagian penting sebagai forum penguatan komitmen para kandidat yang akan menjadi Pimpinan Universitas.

Pada kesempatan ini, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI., dan Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si. sebagai 3 (tiga) Calon Rektor Terpilih menandatangani Pakta Integritas yang disaksikan oleh seluruh jajaran Pengurus YBW UII. Penandatanganan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, transparansi, dan tata kelola yang baik dalam pelaksanaan amanah ke depannya. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum Pengurus YBW UII turut memberikan penjelasan mengenai mekanisme seleksi akhir yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang. (Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melanjutkan proses Pemilihan Rektor (Pilrek) melalui Sidang Senat Universitas yang diadakan pada hari Jumat, 3 Ramadan 1447 H/20 Februari 2026 M. Sidang Senat Universitas berlangsung di Ruang Teatrikal, lantai 1 Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km 14.5 Yogyakarta, dipimpin oleh Prof. Ar. Ir. Suparwoko, MURP., Ph.D., IAI., IAP. selaku Ketua Senat dan Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T. selaku Sekretaris Senat.

Sidang Senat Universitas mengagendakan pemilihan calon Rektor oleh anggota Senat Universitas melalui mekanisme pemungutan suara. Proses ini bertujuan untuk menentukan 3 (tiga) Calon Rektor dari 6 (enam) kandidat yang sebelumnya telah mengikuti proses seleksi wawancara dengan Tim Seleksi. Berdasarkan penghitungan suara dari 58  anggota Senat yang hadir, didapati 56 suara sah dan 2 (dua) suara tidak sah. Dari 6 (enam) kandidat, terpilih 3 (tiga) Calon Rektor yang memperoleh jumlah suara tertinggi, yaitu Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. dengan 21 suara, diikuti oleh Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI. dengan 18 suara, dan Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si., dengan 6 suara.

Tahapan ini menandai bahwa proses pemilihan Rektor UII semakin mendekati akhir. Sidang Senat Universitas menjadi salah satu rangkaian penentu sebelum memasuki tahap final, yaitu penyampaian arah strategis oleh 3 (tiga) Calon Rektor di hadapan Pengurus YBW UII. Selanjutnya Pengurus YBW UII akan menetapkan Calon Rektor Terpilih.

Melalui proses yang bertahap, transparan, dan akuntabel, diharapkan dapat lahir pemimpin terbaik yang mampu melanjutkan Visi UII dalam menghadapi tantangan masa depan dan memperkuat kontribusi UII dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Biro Sistem Informasi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Inisiasi Peta Jalan Sistem Informasi YBW UII: Digital Transformation & IT Strategic Planning” pada Kamis, 24 Sya’ban 1447 H/12 Februari 2026 M bertempat di Auditorium Lantai 3 YBW UII, Jalan Cik Di Tiro Nomor 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan unit di bawah naungan YBW UII sekaligus menjadi momentum penting bagi Yayasan untuk menyelaraskan seluruh potensi teknologi informasi agar lebih terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. selaku Ketua Umum Pengurus YBW UII menegaskan bahwa saat ini unit-unit usaha di lingkungan YBW UII masih berjalan secara mandiri. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan duplikasi sistem serta ketidakefisienan dalam pemanfaatan sumber daya. Langkah transformatif ini juga mendapatkan dukungan penuh dari sisi legalitas dan manajerial YBW UII. Prof. Suparman berharap dengan adanya kegiatan ini, seluruh lini unit YBW UII harus segera merealisasikan peta jalan yang telah dirumuskan. Hal ini guna memastikan keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang. Ia menegaskan bahwa transformasi digital yang dirancang memiliki landasan regulasi yang kuat.

“AD/ART mengamanatkan pengembangan Teknologi Informasi di lingkungan YBW UII, sehingga implementasi transformasi digital memiliki dasar regulasi yang kuat dan dapat segera dijalankan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, YBW UII menghadirkan Irvan Yasni selaku CEO Technology Advisory and Business Sinar Mas Land sebagai narasumber utama. Irvan menekankan pentingnya keselarasan antara visi bisnis dan infrastruktur teknologi. Beliau mengingatkan bahwa percepatan teknologi tanpa panduan strategis yang jelas akan memiliki resiko menghilangkan momentum organisasi. Dalam sesi diskusi, ia menegaskan perlunya perubahan paradigma di tingkat manajemen. “Transformasi Digital tanpa IT Strategic Planning adalah kecepatan tanpa arah. Sebaliknya, IT Strategic Planning tanpa Transformasi Digital adalah arah tanpa momentum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irvan menjelaskan bahwa untuk mewujudkan ekosistem yang cerdas, YBW UII bisa memandang seluruh siklus bisnis sebagai satu kesatuan melalui pembentukan digital factory. Dengan demikian, fungsi teknologi informasi tidak lagi sekadar menjadi pendukung operasional, melainkan bertransformasi menjadi mesin inovasi organisasi.

Melalui inisiasi ini, YBW UII menargetkan penyusunan roadmap jangka menengah yang mencakup asesmen tingkat kematangan digital serta pembentukan model Holding IT sebagai fondasi integrasi layanan lintas unit, meliputi unit pendidikan, unit pemberdayaan masyarakat, dan unit usaha di bawah naungan yayasan. Ke depan, langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih efisien, adaptif, dan responsif terhadap dinamika perkembangan teknologi. Integrasi lintas unit juga diyakini akan memperkuat daya saing kelembagaan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Dengan komitmen bersama dan perencanaan yang terukur, YBW UII optimis transformasi digital mampu menjadi tonggak penting dalam mewujudkan tata kelola yayasan yang modern, profesional, dan berkelanjutan.(Humas)

Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Biro Keuangan menyelenggarakan Sosialisasi Sentralisasi Pengadaan BBM Mobil Dinas di lingkungan YBW UII pada Rabu, 17 Sya’ban 1447 H/4 Februari 2026 di Ruang Audiovisual lantai 4, Gedung Rektorat Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang km 14,5 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan divisi keuangan dari seluruh unit di bawah YBW UII.

Materi dipaparkan langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Biro Keuangan YBW UII, Noor Endah Cahyawati, S.E., M.Si., CMA., CertSAP yang menegaskan bahwa sentralisasi pengadaan BBM berlandaskan pada Keputusan Pengurus YBW UII Nomor 017/KPTS/IX/2025 tentang Kebijakan Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan, Tata Kelola Keuangan, Pengadaan Aset, dan Sumber Daya Manusia Tahun Buku 2026. Secara khusus, YBW UII mewajibkan seluruh kendaraan dinas melakukan pembelian BBM melalui Pom Bensin yang dimiliki oleh YBW UII (SPBU UII) dengan pengecualian tertentu seperti kondisi pom tidak beroperasi atau perjalanan dinas ke luar kota. Ruang lingkup kebijakan ini mencakup seluruh anggaran pembelian BBM kendaraan dinas yang di bawah Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Divisi Rumah Tangga, baik untuk operasional hingga angkutan barang. Sedangkan kendaraan tertentu seperti bus, truk, dan kendaraan dengan mobilitas khusus mendapat pengecualian karena lahan terbatas. Ke depannya di tahun 2027, YBW UII mencanangkan kebijakan ini juga diberlakukan menyeluruh bagi kendaraan di luar yang di bawah Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Divisi Rumah Tangga.

Noor Endah Cahyawati, S.E., M.Si., CMA., CertSAP. menerangkan mekanisme pembayaran dilakukan melalui sistem penagihan terpusat oleh SPBU UII kepada YBW UII dengan batas waktu (cut off) tanggal 20 setiap bulan. Kemudian Tim Keuangan YBW UII akan melakukan verifikasi dan rekonsiliasi data pembelian BBM dari masing-masing unit sebelum pembayaran dilakukan. Biaya BBM selanjutnya dibebankan kepada unit terkait melalui mekanisme perhitungan dropping operasional.

Sebagai catatan, mekanisme manual yang saat ini diterapkan bersifat sementara. YBW UII ke depan berkomitmen mengembangkan dan mengimplementasikan sistem digital terintegrasi berbasis aplikasi Android dan/atau iOS guna mendukung pengelolaan pembelian BBM kendaraan dinas yang lebih efektif, efisien, dan modern.

Melalui kebijakan ini, YBW UII berharap dapat tercipta tata kelola BBM kendaraan dinas yang lebih akuntabel. Selain itu, sentralisasi ini dapat menjamin penggunaan BBM non-subsidi secara tepat sasaran untuk kepentingan kedinasan, mengendalikan biaya operasional kendaraan, dan meningkatkan akurasi pelaporan anggaran secara menyeluruh di lingkungan Yayasan Badan Wakaf UII.(Humas)

Pasca perhelatan kegiatan Pengujian Rencana Aksi, Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII) melanjutkan tahap pemilihan Calon Rektor Periode 2026-2030 dengan menyelenggarakan Wawancara Tertutup pada Rabu – Kamis, 9 – 10 Sya’ban 1447 H/28 – 29 Januari 2026 M. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Datar lantai 2 Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang km 14,5 Yogyakarta.

Pelaksanaan Wawancara Tertutup dibagi menjadi 2 (dua) hari. Seluruh Calon Rektor diwawancarai dengan tatap muka dan langsung mendapat penilaian oleh Tim Seleksi yang terdiri atas Drs. Syafaruddin Alwi, M.S.; Dr. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum.; Prof. Moh. Mahfud MD; Dr. Halim Alamsyah, S.E., S.H., M.A.; dan Prof. Rofikoh Rokhim, S.E., SIP., DEA., Ph.D. Kegiatan ini turut disaksikan secara langsung oleh Jajaran Pengurus YBW UII melalui monitor yang tersedia di ruang terpisah. Pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen YBW UII dalam memastikan seluruh rangkaian pemilihan Calon Rektor UII berjalan secara transparan dan adil.

Wawancara pada hari pertama, diikuti oleh 7 (tujuh) kandidat, yaitu Prof. Akhmad Fauzy, S.Si., M.Si., Ph.D.; Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H., M.Hum.; Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., I.P.U.; Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU.; Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., I.A.I.; Prof. Dr. Jaka Nugraha, S.Si., M.Si.; Prof. Jaka Sriyana, S.E., M.Si., Ph.D. Sedangkan hari kedua, diikuti oleh 6 (enam) kandidat, yaitu Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si.; Prof. Nandang Sutrisno, S.H., LL.M., M.Hum., Ph.D.; Prof. Rifqi Muhammad, S.E., S.H., M.Sc., Ph.D.; Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D.; Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T.; dan Prof. Dr. Zaenal Arifin, M.Si. Setiap kandidat menjalani sesi wawancara tertutup untuk menjamin objektivitas dan independensi penilaian. Tim Seleksi Pemilihan calon Rektor melakukan pendalaman terhadap setiap jawaban Calon Rektor melalui beberapa pertanyaan yang mencakup nilai-nilai UII, kemampuan manajerial, dan strategi pengembangan institusi kedepannya.

Penilaian dari Tim Seleksi Pemilihan Rektor dihitung secara langsung pada hari kedua pelaksanaan wawancara tertutup. Rekapitulasi hasil wawancara ini menjadi dasar dalam menetapkan 6 (enam) kandidat bakal Calon Rektor UII. Selanjutnya, hasil penetapan tersebut akan disampaikan kepada Senat Universitas sebagai tahap lanjutan dalam proses pemilihan Rektor UII periode 2026 – 2030. (Humas)

Pengurus Yayasan Badan Wakaf (PYBW) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Pengujian Rencana Aksi Bakal Calon Rektor Terpilih UII pada Selasa, 8 Sya’ban 1447 H/27 Januari 2026 M, bertempat di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakkir Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang km 14,5 Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian penting dari linimasa pemilihan Pimpinan Universitas untuk periode 2026 – 2030 yang sudah berlangsung sejak 2 Desember 2025. Mengusung tema “Amanah Demi UII”, YBW UII menekankan makna kepemimpinan sebagai tanggung jawab besar yang melekat pada nilai etika, profesionalisme, dan pengabdian terhadap Universitas.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PYBW UII, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. memaknai proses pemilihan Rektor tidak hanya berfokus pada keunggulan individu, tetapi juga pada kemampuan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur UII agar tetap mampu bersaing di tengah disrupsi global. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Calon Rektor Terpilih yang sudah bersedia mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi. “Terima kasih kepada para calon rektor atas partisipasinya. Ini adalah proses yang penting. Bapak dan Ibu merupakan orang-orang terbaik yang telah meluangkan waktu dan pemikiran untuk memimpin UII di masa depan. Siapapun yang terpilih, harapannya institusi ini dapat terus berkembang dengan baik,” ujarnya.

Pemilihan Calon Rektor UII periode ini diawali dengan proses penjaringan yang diikuti oleh dosen tetap untuk memilih 30 (tiga puluh) Bakal Calon Rektor. Melalui serangkaian tahap seleksi yang ketat, jumlah tersebut kemudian terkurasi menjadi 13 (tiga belas) kandidat yang dinyatakan lolos dan lanjut ke tahap Pengujian Rencana Aksi, yaitu Prof. Akhmad Fauzy, S.Si., M.Si., Ph.D.; Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H., M.Hum.; Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., I.P.U.; Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU.; Prof.Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, M.A., I.A.I.; Prof. Dr. Jaka Nugraha, S.Si., M.Si.; Prof. Jaka Sriyana, S.E., M.Si., Ph.D.; Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si.; Prof. Nandang Sutrisno, S.H., LL.M., M.Hum., Ph.D.; Prof. Rifqi Muhammad, S.E., S.H., M.Sc., Ph.D.; Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D.; Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T.; dan Prof. Dr. Zaenal Arifin, M.Si. Melalui Pengujian Rencana Aksi, para Calon Rektor memaparkan visi, strategi, dan program yang akan dijalankan selama masa kepemimpinan mendatang. Selain presentasi, para Calon Rektor juga mengikuti sesi tanya-jawab untuk menggali lebih dalam gagasan serta komitmen di hadapan Tim Seleksi Pemilihan Rektor yang terdiri atas Drs. Syafaruddin Alwi, M.S., Anggota Pembina Yayasan Badan Wakaf UII; Dr. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum., Dosen Fakultas Hukum UII; Prof. Mohammad Mahfud MD, Guru Besar Hukum Tata Negara; Dr. Halim Alamsyah, Wakil Presiden Komisaris PT Bank Danamon Indonesia (MUFG Group, Jepang); serta Prof. Rofikoh Rokhim, S.E., SIP., DEA., Ph.D., ahli di bidang perbankan, keuangan, manajemen risiko, pasar modal, tata kelola, dan keuangan pembangunan.

Rangkaian Pengujian Rencana Aksi merupakan salah satu bentuk komitmen PYBW UII dalam menjaga kualitas dan mengawal proses pemilihan Pimpinan Universitas. Tentunya setiap tahapan dirancang secara cermat untuk memastikan Rektor yang terpilih memiliki kapasitas kepemimpinan, visi strategis, serta integritas moral yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Tahap selanjutnya, Tim Seleksi Pemilihan Rektor akan menetapkan 6 (enam) Calon Rektor melalui musyawarah dan mufakat yang nantinya diajukan kepada Senat Universitas untuk dipilih menjadi 3 (tiga) Calon Rektor Terpilih. Harapannya untuk Rektor Terpilih mampu mengawal arah kebijakan Universitas secara berkelanjutan dan siap menjawab tantangan Pendidikan Tinggi di tingkat nasional dan internasional di masa depan. (Humas)

Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Rapat Terbuka Senat Milad UII ke-83 pada Selasa, 30 Rajab 1447 H/19 Januari 2026 M, bertempat di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Muzakkir Kampus Terpadu UII. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota Senat Universitas; Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan Badan Wakaf (YBW) UII; Pimpinan, Dosen, dan Tenaga Kependidikan di lingkungan UII; Pensiunan; serta sejumlah tamu penting lainnya. Rapat Terbuka Senat ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang UII yang telah memasuki usia ke-83 tahun, dengan mengusung tema “Harmoni untuk Jejak Lestari”.

Tema yang diangkat kali ini mencerminkan kesadaran bersama bahwa keberlanjutan hanya dapat terwujud melalui harmoni, baik harmoni dalam nilai, pemikiran, maupun implementasi yang kualitasnya selalu dijaga secara konsisten oleh seluruh sivitas akademika UII dari generasi ke generasi. Hal ini sejalan dengan pemaparan Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., yang dalam sambutannya merangkum capaian dan pelaksanaan program sepanjang tahun 2025 ke dalam 3 tujuan strategis. Pertama, penguatan akar dalam integritas nilai keislaman dan kebangsaan yang diikuti oleh peningkatan kapasitas internal. Kedua, peningkatan inovasi keberlanjutan dalam prestasi di kancah internasional di mana UII menjadi salah satu Universitas Swasta yang berhasil mempertahankan eksistensinya di dalam jajaran World’s Rank sehingga membuka peluang kerja sama global yang lebih luas. Ketiga, peneguhan komitmen UII dalam menebarkan manfaat untuk bangsa melalui program-program kemahasiswaan yang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga implementasinya mampu berdampak nyata untuk masyarakat.

Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., Ketua Umum Pengurus YBW UII dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kontribusi dari segenap sivitas akademika UII, serta rasa bangga atas capaian yang diraih sepanjang tahun 2025. Ia mengingatkan bahwa capaian akademik dan pengakuan nasional hingga global tentu patut disyukuri. Namun, prestasi terbesar UII bukan hanya sekedar angka akreditasi, melainkan kemampuan menjaga independensi akademik di tengah arus politisasi. Menatap perjalanan menuju satu abad usia UII, Prof. Suparman berharap seluruh elemen keluarga besar UII mulai dari Yayasan, Universitas, dan Unit Usaha mampu bersinergi dengan lebih erat. Melalui fondasi dan ikatan kebersamaan, ia meyakini bahwa nama besar UII mampu tetap teguh menjunjung integritas serta kualitas walaupun badai disrupsi menerjang di masa depan.

Rangkaian Rapat Terbuka Senat Milad ke-83 UII ditutup dengan Pidato Ilmiah yang disampaikan oleh Dosen Program Studi Hukum Keluarga Program Sarjana FIAI UII, Dr. Maulidia Mulyani, S.H., M.H., yang mengangkat tema “Dinamika Kerentanan Perempuan-Anak dan Intervensi Negara dalam Keluarga”. Dalam pidatonya, Dr. Maulidia menyampaikan peran strategis UII dalam merespon isu-isu sosial kemanusiaan yang sedang marak terjadi salah satunya pernikahan. Di akhir acara, UII memberi penghargaan atas dedikasi para pegawai yang telah mengabdi selama 25, 30, 35, hingga 40 tahun. Seluruh rangkaian acara tersebut menjadi peneguhan komitmen UII untuk terus melangkah maju. Semoga UII dapat terus menjaga harmoni untuk menorehkan jejak lestari sebagai perguruan tinggi yang berdaya guna bagi masyarakat dan bangsa.(Humas)

Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan acara Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Jabatan Akademik Profesor kepada Dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Indonesia (UII) sekaligus Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf (PYBW) UII, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., pada Rabu, 24 Rajab 1447 H/14 Januari 2026 M bertempat di Ruang Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII. Acara dihadiri oleh Pimpinan Universitas, Pimpinan FH UII, serta Ketua Pengembangan Pendidikan PYBW UII dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V DIY.

Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. menerima Surat Keputusan Kenaikan Jabatan Akademik Profesor dalam bidang Hukum Hak Asasi Manusia (HAM). Ia menjadi Guru Besar ke-56 sekaligus salah satu dari 48 profesor aktif di lingkungan UII. Saat ini, proporsi dosen bergelar profesor di UII mencapai 6,2 persen, yakni 48 orang dari total 779 dosen.

Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan menurutnya dengan bertambahnya profesor di lingkungan UII merupakan capaian penting yang mengandung makna filosofis. “Universitas tidak cukup hanya mengejar kebermanfaatan praktis melalui lulusan, riset, dan inovasi, tetapi harus tetap setia menjaga martabat serta ruh keilmuan. Kebermanfaatan sejati, lanjutnya, adalah buah dari pencarian kebenaran ilmiah. Dengan hadirnya profesor-profesor baru, UII diyakini akan terus meneguhkan perannya sebagai institusi peradaban yang relevan karena maknanya bagi masyarakat luas,” ujar Rektor UII.

Prof. Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D., Ketua Bidang Pengembangan Pendidikan PYBW UII memberikan sambutan mewakili Ketua Umum PYBW UII. “Sebagai salah satu orang yang mengenal Bang Parman (biasa kami panggil beliau), saya mengetahui bahwa perjalanan akademik hingga mencapai jabatan profesor merupakan proses panjang dan penuh dedikasi. Sama halnya dengan yang kami lihat dan temui sosoknya di kantor, ketika bekerja beliau selalu mengingatkan untuk komitmen, konsistensi, dan dedikasi yang tinggi. Momentum ini juga menjadi catatan penting dalam sejarah UII, mengingat relatif jarang terdapat dosen UII yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Yayasan memperoleh kenaikan jabatan akademik pada waktu yang bersamaan,” ungkap Prof. Allwar.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Jabatan Akademik Profesor merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu akademik serta menumbuhkan semangat inovasi dan kolaborasi. Semoga Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si. dapat terus menginspirasi dan memperkuat kontribusi akademik bagi perkembangan pendidikan di Indonesia. (Humas)

Seiring pesatnya perkembangan teknologi digital yang semakin lekat dengan kehidupan sehari-hari, berbagai lini bisnis terus berlomba menghadirkan inovasi. Sebagai bagian dari transformasi digital layanan kesehatan, Rumah Sakit JIH Yogyakarta bersama Bank CIMB Niaga Syariah meluncurkan QRIS Snap by JIH Apps pada Jum’at, 20 Rajab 1447 H/9 Januari 2026 M bertempat di Lobby Gedung B, RS JIH Yogyakarta.

Melalui peluncuran QRIS Snap by JIH Apps “Pembayaran dalam Genggaman Anda”, RS JIH Yogyakarta menghadirkan solusi pembayaran modern yang cepat, aman, dan praktis sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan. Inovasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat di era digital. Sekarang, pasien dan keluarga dapat menikmati pengalaman pembayaran layanan rumah sakit dengan nyaman hanya dalam satu genggaman.

Acara ini turut dihadiri Syariah Branch Area Head Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta CIMB Niaga Syariah, Bapak Novandri Yudha Iskandar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas jalinan kerja sama strategis antara CIMB Niaga Syariah dan RS JIH Yogyakarta dalam menghadirkan sistem pembayaran digital sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Kemudian sambutan disampaikan oleh Chief Executive Officer PT Unisia Medika Farma, Bambang Pediantoro, S.E., M.M., CPHR. yang menegaskan bahwa peluncuran QRIS Snap by JIH Apps merupakan bagian dari upaya berkelanjutan RS JIH Yogyakarta dalam meningkatkan mutu pelayanan, khususnya dari sisi kemudahan administrasi dan pembayaran.

Kehadiran QRIS Snap by JIH Apps mencerminkan langkah berkelanjutan RS JIH Yogyakarta dalam proses transformasi mengikuti era digital. Sejalan dengan dukungan terhadap program nasional transaksi non-tunai, RS JIH Yogyakarta berkomitmen terus mengembangkan layanan berbasis teknologi untuk mewujudkan rumah sakit modern yang responsif, mudah diakses, serta memberikan pengalaman layanan yang nyaman dan memuaskan bagi pasien. (Humas)