PYBW UII Terima Kunjungan dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam

,

Penyerahan Cinderamata/Dok. Humas

Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (PYBW UII) menerima kunjungan dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam pada Jum’at, 15 Muharram 1447 H/11 Juli 2025 M di Ruang Sidang Pengurus YBW UII di Jl. Cik Di Tiro No 1 Terban Gondokusuman Yogyakarta.  Kunjungan dilaksanakan dalam rangka melakukan kajian berjudul “Aplikasi Model Wakaf Dalam Institusi Kewangan Islam: Kajian Kes di Negara Brunei Darussalam.

Kunjungan dihadiri oleh dua perwakilan Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam. Dr. Hajah Mas Nooraini binti Haji Mohiddin dan Dr. Cecep Soleh Kurniawan. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pemberdayaan Masyarakat dan Sekretaris PYBW UII, Kepala Biro Pemberdayaan Masyarakat, Ketua LAZIS Unisia, Ketua LWU Unisia serta perwakilan dari Universitas Islam Indonesia.

Rombongan disambut oleh Ketua Pemberdayaan Masyarakat Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) Drs. Aden Wijdan Syarief Zaidan, M.Si.

Drs. Aden Wijdan menyampaikan bahwa “core Yayasan Badan Wakaf UII ada dua yaitu Bidang Pengembangan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat yang disupport oleh Bidang Pengembangan Usaha. Yayasan Badan Wakaf UII merupakan sebuah nama “brand” yang dapat meningkatkan pengaruh serta kepercayaan publik sehingga tidak saja sebagai Lembaga pengelola wakaf semata, namun juga pengelola pendidikan, bisnis, dan pemberdayaan masyarakat. Adapun pengelolaan wakaf uang dikelola oleh Lembaga Wakaf Uang (LWU) Unisia sebagai unit pemberdayaan di YBW UII”, paparnya.

Dr. Hajah Mas Nooraini menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan dari jajaran Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII. Dr. Hajah Mas Nooraini menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan perwakilan dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali untuk mengetahui lebih dalam terkait pengelolaan aset wakaf di Yayasan Badan Wakaf UII khususnya tentang wakaf uang. Situasi terkait wakaf di Brunei dan Indonesia sangat berbeda, kalau di Brunei nazhir hanya ada satu sedangkan di Indonesia sangat banyak sehingga kami ingin mempelajarinya untuk dapat menerapkan wakaf di Brunei Darussalam”, paparnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan menjalin kerjasama antara Yayasan Badan Wakaf UII dan Universiti Islam Sultan Sharif Ali di masa yang akan datang. (Humas)